KITAINDONESIASATU.COM – Lukas Triana Putra, ayah dari almarhum Timothy Anugerah Saputra, akhirnya buka suara terkait kematian anaknya yang diduga jatuh dari lantai dua kampus Universitas Udayana (Unud). Ia mengaku menemukan sejumlah kejanggalan dari pihak kampus, sehingga memutuskan untuk melaporkan kasus tersebut ke kepolisian.
Melalui tayangan di kanal YouTube Metro TV pada 18 Oktober 2025, Lukas menjelaskan alasan di balik pelaporannya. Menurutnya, pihak kampus tidak pernah memberikan penjelasan yang jelas mengenai kronologi kejadian yang menewaskan putranya.
“Kenapa saya melaporkan itu ke Polres Denpasar penyebabnya adalah tidak adanya penjelasan yang jelas dari pihak kampus yang menyatakan kronologinya kecelakaan itu, terjadinya seperti apa sebenarnya. Itu pertama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Lukas menuturkan bahwa pihak Universitas Udayana sama sekali tidak memanggil keluarga untuk memberikan keterangan resmi atau penjelasan rinci tentang peristiwa tersebut.
“Kedua, tidak adanya dari pihak kampus sendiri menjelaskan secara rinci, memanggil kita atau menjelaskan secara kita dipanggil, secara jelas gitu. Jadi yang menyebabkan kita, saya pikir kita menyerahkan pada pihak kepolisian biar pihak kepolisian yang saya rasa yang memang berwenang untuk menyelesaikan itu,” ungkapnya.
Selain itu, Lukas juga merasa aneh karena pihak kampus mengaku tidak memiliki rekaman CCTV yang merekam kejadian tragis tersebut.
“Masa di dalam kampus tersebut tidak ada CCTV satu pun yang dapat melihat, meliput kejadian tersebut,” tandas Lukas Triana Putra terkait kematian anaknya, Timothy Anugerah Saputra, di lingkungan Universitas Udayana. (*)
