News

Rayyan Arka Dhika Ramaikan MotoGP Mandalika 2025 Jadi Sorotan Netizen

×

Rayyan Arka Dhika Ramaikan MotoGP Mandalika 2025 Jadi Sorotan Netizen

Sebarkan artikel ini
Rayyan Arka Dhika Ramaikan MotoGP Mandalika 2025 Jadi Sorotan Netizen
Rayyan Arka Dhika Ramaikan MotoGP Mandalika 2025 Jadi Sorotan Netizen

KITAINDONESIASATU.COM – Bocah penari Pacu Jalur, Rayyan Arka Dhika, tampil di sirkuit MotoGP Mandalika 2025, menarik perhatian dengan tren aura farming yang tengah populer. 

Sayangnya, penampilan Dhika itu kini menuai kritik publik. Pasalnya, ini merupakan kesekian kalinya Dhika diundang untuk berjoget aura farming.

Dhika mengenakan kostum hitam khas Pacu Jalur, namun penampilannya menuai kritik publik karena dianggap terlalu sering tampil dan terlihat kelelahan, yang menjadi sorotan warganet di X.

“Udah bukan eranya woi, dia aja kayaknya bosen sendiri,” tulis @Maf***.

“Ekspresi wajahnya berteriak, “Aku lelah dengan omong kosong ini.”,” tulis @ardisa***.

“Dia kelelahan,” tulis @oes***.

“Overused (terlalu sering digunakan) betul. Tak boring (bosan) ke?” tulis @beb***. 

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menekankan bahwa semangat kolaborasi dan penguatan nuansa lokal menjadi faktor kunci sekaligus pembeda utama dalam penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025. Pernyataan ini disampaikannya saat membuka Lombok Sumbawa Festival di Inner Circuit Mandalika, Lombok Tengah, Sabtu (4/10/2025).

“Saya yakin kalau kita punya komitmen kolaborasi, tidak ada yang tidak selesai. MotoGP tahun ini adalah bukti nyata bagaimana kolaborasi bisa menghasilkan sesuatu yang melampaui ekspektasi kita semua.”

Menurut Gubernur Iqbal, penyelenggaraan MotoGP kali ini berbeda karena mengangkat konsep “Go Native, Go Local” yang menonjolkan budaya dan kearifan lokal Lombok-Sumbawa.

Alhamdulillah, pelaksanaan MotoGP kali ini lebih sakral. Ada prosesi adat betabeq yang menjadi simbol penghormatan kepada alam dan leluhur. Selain itu, hadir pula Museum Lombok-Sumbawa Civilization agar para pengunjung bisa belajar tentang sejarah dan kebudayaan kita.”

Dukungan terhadap ekonomi lokal juga diwujudkan dengan melibatkan ratusan UMKM di area sirkuit. Usai membuka festival, Gubernur menyempatkan diri mengunjungi sejumlah stan dan membeli produk lokal sebagai bentuk dukungan langsung.

“Sepanjang jalan saya melihat mereka tersenyum. Insya Allah dagangan mereka laris hari ini dan besok. Mudah-mudahan langkah kecil ini menjadi amal jariyah bagi kita semua.”

Upaya menghadirkan pengalaman lokal di MotoGP Mandalika mendapat apresiasi internasional. Iqbal menyebut CEO Dorna Sports, penyelenggara resmi MotoGP, memuji peningkatan kualitas penyelenggaraan tahun ini.

“Kemarin saya bertemu dengan CEO Dorna, dia bilang, ‘dibandingkan yang pertama, jauh tiga kali lebih baik. Kamu menghadirkan sesuatu yang tidak bisa dilihat di MotoGP lain’,” ujarnya. Para pembalap pun memberikan kesan positif terhadap atmosfer lokal Mandalika.

“Saat makan siang bersama para pembalap, saya tanya pendapat mereka. Mereka bilang, ‘Number One Among All’. Inilah yang membuat MotoGP Mandalika berbeda — nuansa lokal yang kental dan pengalaman autentik yang mereka nikmati,” tegas Iqbal.

MotoGP Mandalika 2025 tidak hanya menjadi ajang balapan dunia, tetapi juga panggung bagi budaya dan ekonomi lokal NTB untuk bersinar di kancah internasional. Pembukaan festival dihadiri Direktur Operasional ITDC, Troy Warokka, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah NTB, dengan berbagai kuliner khas dan produk kerajinan dari 180 UMKM sebagai bagian dari rangkaian penyemarak ajang MotoGP Mandalika. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *