KITAINDONESIASATU.COM – Masa jabatan menteri di pemerintahan Presiden Joko Widodo akan berakhir satu bulan lagi. Beberapa waktu lalu mereka sudah mengangkut barang-barang di rumah dinas, dan mereka selanjutnya akan menjalani kehidupan sebagai warga negara yang baik.
Salah satunya adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang mengaku ingin menjadi dosen hidrogeologi setelah pensiun dari menteri. Meski begitu ia tak merinci di mana akan mengajar mata kuliah tersebut.
“Saya mau mengajar satu pelajaran saja. Hidrogeologi. Ya di mana saja lokasi mengajarnya,” kata Basuki yang dikutip Minggu (22/9).
Sebelum masa jabatannya habis, Basuki sendiri sudah berpamitan dengan Komisi V DPR RI beberapa waktu lalu, dan mengucapkan terima kasih kepada anggota DPR atas kerja samanya selama ini. Ia juga sempat terisak saat menyampaikan salam perpisahan.
“Saya atas nama keluarga besar Kementerian PUPR mengucapkan terima kasih atas semua pengawasan dan atensi yang bapak (Komisi V DPR RI) berikan kepada Kementerian PUPR,” tutur Basuki.
“10 tahun telah berlalu kita bersama, berkarya untuk membangun bangsa. Andai kata ada kata-kata yang tidak sama, mohon maaf, please jangan dipendam selama-lamanya. Sakinah mawadah warahmah adalah harapan semua keluarga dan kita semua. Walaupun tiba saatnya kini berpisah, semoga silaturahmi tetap dapat kita jaga,” tutur Basuki.
Basuki Hadimuljono telah menjabat Menteri PUPR selama dua periode sejak 2014. Sebelum menjabat sebagai Menteri PUPR, Basuki telah lama menjadi PNS dari instansi pekerjaan umum.
Kariernya terus naik mulai dari menjabat Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan pada 2005-2007, Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum pada 2007-2013, hingga menjadi Direktur Jenderal Penataan Ruang di Kementerian Pekerjaan Umum. (*)
