KITAINDONESIASATU.COM – Nama Ducati sudah tidak asing lagi bagi para pecinta roda dua. Pabrikan asal Bologna, Italia, ini dikenal sebagai produsen motor gede (moge) premium yang tak hanya menawarkan performa luar biasa, tetapi juga desain yang artistik dan harga yang fantastis. Nilai sebuah Ducati tidak hanya terletak pada mesinnya, tetapi juga pada warisan, inovasi, dan eksklusivitas yang menyertainya.
Sebut saja model seperti Ducati Panigale V4 R atau Superleggera V4, yang harganya bisa mencapai miliaran rupiah. Nilai fantastis ini berasal dari penggunaan material-material premium seperti serat karbon dan titanium, serta teknologi balap terkini yang diadaptasi langsung dari MotoGP. Setiap motor dibuat dengan presisi tinggi, menghasilkan performa mesin yang buas dengan handling yang sempurna.
Nama Ducati makin populer di Indonesia setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wakil Menteri Tenaga Kerja Immanuel Ebenezer alias Noel dalam suatu operasi tangkap tangkap (OTT). Dalam penangkapan ini, penyidik KPK menyita sebuah moge Ducati dan belasan mobil mewah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, usai memberikan konfirmasi yang menggegerkan. Penyidik menyita sejumlah barang mewah terkait penangkapan Noel. “Ada uang, ada puluhan mobil dan ada motor Ducati,” ujar Fitroh dikutip Kamis (21/8/2025). Namun hingga kini belum model Ducati yang disita dalam kasus ini.
Tentu saja penemuan ini membuat heboh warga Indonesia. Bagi sebagian orang, membeli Ducati bukan sekadar memiliki kendaraan, melainkan investasi dan bagian dari gaya hidup. Moge ini seringkali dianggap sebagai karya seni bergerak.
Performa yang agresif, suara knalpot yang khas, serta desain yang aerodinamis menjadikan setiap unit Ducati memiliki daya tarik tersendiri. Tidak heran jika banyak kolektor dan bikers rela merogoh kocek dalam-dalam untuk memiliki motor premium asal Italia ini.
