KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan mematikan terjadi dua lokasi di wilayah Jombang dan Gresik, Jawa Timur terjadi pada hari yang sama Senin (21/7/2025) pagi dan malam.
Dua kecelakaan mengerikan itu menewaskan seorang emak-emak Luluk Saudah (43) warga Dusun Karangrejo, Desa Alang-alang Caruban, Kecamatan Jogoroto, Jombang.
Sedang korban meninggal yang terjadi di wilayah Gresik menewaskan seorang pria atas nama Asikin Supratikno (52) warga Desa Panjunan, Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik.
Kedua kecelakaan terjadi lantaran adanya human error atau kesalahan manusia yang kurang berhati-hati dalam berkendara sehingga mereka menjadi korban dari sebuah keputusan berkendara yang kurang perhitungan.
Dalam kecelakaan yang terjadi pada Senin, 21 Juli 2025 pagi sekitar pukul 07:30 WIB di Jalan Raya Japanan Mojowarno, Kabupaten Jombang pagi seorang emak-emak meninggal dunia di tempat kejadian kecelakaan.
Dalam kecelakaan di Jombang tidak hanya menewaskan seorang ibu-ibu muda, namun juga tiga orang pengendara lainnya mengalami luka-luka serius hingga harus dilarikan ke RSK Mojowarno Jombang.
Tiga pengendara yang luka-luka adalah Pinki Ananda Putri (22) pengendara Honda Beat, Tatag Galih Mikha Pradana (30) dan istrinya SHinta Elmi Nurwati (29) penumpang sepeda motor Honda CB 150R.
Menurut informasi yang diperoleh kecelakaan bermula saat Honda Beat S 6374 OAZ yang dikendarai Pinki Andanda Putri membonceng sang ibu melaju dari arah Selatan ke Utara.
Setelah melaju di jalan raya, di tengah perjalanan sepeda motor tiba-tiba berbelok ke kanan bermaksut untuk berbelanja di sebuah toko kelontong di sisi timur jalan.
Namun karena diduga pengendara kurang memperhatikan situasi lalu lintas di belakangnya, sepeda motor Honda Beat ditabrak pengendara sepeda motor Honda CB 150R S 2581 OCY yang dikendarai Galih Mikha dan istrinya Shinta Elmi Nurwati.
Benturan keras yang terjadi membuat wanita dalam boncengan Honda Beat atas nama Luluk Saudah terpental dan terjatuh ke aspal jalan hingga mengalami luka-luka parah dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Sementara para pengendara lainnya sebanyak tiga pengendara dalam kecelakaan itu juga mengalami luka-luka serius langsung dievakuasi ke RSK Mojowarno.
Kini kasus kecelakaan telah mendapatkan penanganan dari Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang dan kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan dan telah dilakukan olah tempat kejadian perkara.
Sementara kecelakaan kedua dihari yang sama terjadi di Jalan Raya Pantura Gresik Desa Ambeng-ambeng Watangrejo, Duduksampeyan seorang pengendara tewas setelah menabrak truk parkir.
Korban mengendarai Honda Vario W 6458 AF atas nama Asikin Supratikno (52) warga Desa Panjunan, Duduksampeyan, Kabupaten Gresik tewas di tempak kejadian kecelakaan pada pukul 18:25 WIB, Senin, 21 Juli 2025.
Peristiwa mengerikan itu terjadi bermula ketika pengendara Honda Vario yang dikendarai korban melaju dari arah Barat ke Timur, di tengah perjalanan korban hendak menyalip truk box di depannya dari sisi kiri jalan.
Nahas dialami korban yang saat itu tidak mengetahui jika keputusan menyalip dari kiri sangat berbahaya karena ada sebuat truk Nissan L 9659 UA yang sedang parkir di kiri jalan karena mogok.
Diuga korban terkejut dan tidak menyangka ada truk parkir di kiri jalan dengan pintu dibuka, sehingga tidak mampu menghindar hingga motor menabrak pintu truk.
Benturan keras menyebabkan pengendara sepeda motor langsung terungkur dan terjatuh ke kanan dan terlempar ke jalan, namun nahas secara bersamaan sebuah truk box W 9204 PB yang hendak mendahului menyambar hingga menabrak korban yang terlempar ke kanan hingga luka parah dan langsung tewas di lokasi kejadian.
Di ketahui truk box dikemudikan Muhammad Munib (26) warga Desa Sidoadadi, Tirtoyudo, Kabuapaten Malang yang ternyata pengemudi tidak mengantongi surat izin mengemudi kendaraan angkutan barang.
Bahkan dalam isiden itu setelah tertabrak truk box tubuh korban masuk ke kolong truk, hingga nyawanya sudah tidak tertolong langi dan meninggal dunia di lokasi kejadian kecelakaan. **
