Lifestyle

Serunya Festival Barapan Kebo, Warisan Budaya Sumbawa yang Mendunia

×

Serunya Festival Barapan Kebo, Warisan Budaya Sumbawa yang Mendunia

Sebarkan artikel ini
FotoJet 5 4
Barapan Kebo.

KITAINDONESIASATU.COM – Banyak wisatawan datang ke Kabupaten Sumbawa untuk hiburan sekaligus menyaksikan festival budaya lokal, salah satunya Festival Barapan Kebo.

Tradisi ini menyerupai Karapan Kerbau, digelar saat musim tanam di berbagai desa seperti Poto, Pamulung, Senampar, dan Moyo Hulu.

Barapan Kebo telah menjadi kebanggaan turun-temurun masyarakat Sumbawa dan menjadi daya tarik wisata tersendiri.

Festival ini berlangsung meriah dengan suasana kompetitif antar peserta.

Lomba diadakan di sawah berlumpur, lengkap dengan juri yang berjaga di menara bambu.

Dua ekor kerbau dihiasi dan diikat dengan kayu adat, lalu ditunggangi oleh joki tanpa pakaian khusus.

Penonton dapat menyaksikan dari pinggir sawah dan bebas mengabadikan momen selama lomba berlangsung.

Barapan Kebo diselenggarakan di lahan pertanian desa, sehingga penting bagi wisatawan mengetahui waktu dan lokasi pastinya.

Menyewa pemandu lokal sangat disarankan agar tidak salah jadwal atau lokasi.
Biasanya, kerbau diserahkan ke panitia tiga hari sebelum lomba untuk pengukuran dan klasifikasi berdasarkan usia dan ukuran.

Lama festival bergantung pada jumlah peserta yang ikut.

Keseruan dan kekompakan warga menjadi daya tarik utama festival ini. Selain menghibur, acara ini juga mengandung nilai budaya dan sejarah.

Biasanya diadakan menjelang atau setelah masa panen, Barapan Kebo juga menjadi ajang mempererat hubungan sosial warga desa.

Cara Menuju Lokasi

Untuk menyaksikan langsung, wisatawan bisa terbang dari Jakarta menuju Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III di Sumbawa (sekitar 4 jam perjalanan).

Setibanya di sana, disarankan mencari pemandu lokal untuk informasi jadwal dan lokasi acara.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *