KITAINDONESIASATU.COM – Alfeandra Dewangga menjadi salah satu nama yang tengah ramai dibicarakan para penggemar sepak bola Indonesia. Pemain muda serbabisa ini resmi bergabung dengan Persib Bandung pada Juni 2025. Kehadirannya di lini pertahanan Maung Bandung digadang-gadang akan memperkokoh skuad untuk menatap Liga 1 musim baru serta kompetisi antarklub Asia.
Siapa sebenarnya Alfeandra Dewangga? Mari kita kenali lebih dalam profil, perjalanan karier, hingga potensinya di kancah nasional dan internasional berikut ini.
Profil Alfeandra Dewangga
Nama lengkapnya adalah Alfeandra Dewangga Santosa. Ia lahir di Semarang pada 28 Juni 2001, yang artinya kini berusia 24 tahun. Dengan tinggi badan sekitar 177-180 cm dan kaki dominan kiri, Dewangga memiliki postur ideal untuk seorang bek maupun gelandang bertahan. Ia dikenal sebagai pemain yang tangguh, cerdas membaca permainan, serta memiliki determinasi tinggi dalam setiap laga.
Data Pribadi Alfeandra Dewangga
- Nama: Alfeandra Dewangga Santosa
- Tanggal lahir: 28 Juni 2001
- Tempat lahir: Semarang, Indonesia
- Tinggi badan: 177-180 cm
- Kaki dominan: Kiri
- Posisi utama: Gelandang bertahan, bek tengah, bek kiri
Perjalanan Karier Klub Alfeandra Dewangga
Dewangga memulai karier sepak bola di PPLP Jawa Tengah pada 2018-2019. Bakatnya terpantau PSIS Semarang, yang kemudian merekrutnya untuk akademi pada 2019-2020. Ia melakukan debut di Liga 1 bersama PSIS pada Maret 2020, meskipun musim itu dihentikan karena pandemi COVID-19.
Hingga pertengahan 2025, Dewangga sudah tampil 94 kali dan mencetak 5 gol untuk PSIS di Liga 1. Catatan tersebut menunjukkan kontribusi besarnya bukan hanya dalam bertahan, tetapi juga membantu serangan lewat build-up play dan bola mati.
Pada 26 Juni 2025, Alfeandra Dewangga resmi bergabung dengan Persib Bandung dengan kontrak berdurasi hingga 2027. Ia menjalani debut bersama Persib di ajang Piala Presiden Juli 2025 sebagai starter. Dalam wawancaranya, Dewangga mengaku sempat canggung di pertandingan pertama bersama Maung Bandung, namun ia cepat beradaptasi dengan atmosfer stadion dan ekspektasi tinggi Bobotoh.
“Saya memang lama menyukai Persib sejak kecil, tapi bukan Bobotoh fanatik. Kini saya bangga bisa membela klub sebesar Persib dan siap membawa tim ini berprestasi,” ujarnya.
Posisi dan Peran di Lapangan
Salah satu keunggulan utama Dewangga adalah versatilitasnya. Ia dapat bermain sebagai:
- Gelandang bertahan (defensive midfielder)
- Bek tengah
- Bek kiri
Dengan kaki kiri dominan dan kemampuan distribusi bola yang baik, ia kerap dijadikan deep-lying playmaker saat tim dalam fase build-up dari bawah. Ketangguhan duel udara, ketenangan membaca serangan lawan, serta kecepatan saat covering menjadi nilai tambah Dewangga dibandingkan pemain seposisi lainnya di Indonesia.
Kiprah Internasional Bersama Timnas Indonesia
Karier internasional Dewangga dimulai bersama Timnas U-19 pada 2019. Ia kemudian menjadi pilar penting Timnas U-23 sejak 2021, termasuk meraih medali:
- Perunggu SEA Games 2021
- Emas SEA Games 2023
Di level senior, Dewangga menjalani debut pada November 2021 melawan Myanmar dalam laga persahabatan. Ia juga tampil impresif di Piala AFF 2020, bahkan dinobatkan sebagai salah satu pemain terbaik Indonesia di turnamen tersebut saat menghadapi Vietnam dengan soliditas pertahanannya.
Hingga 2024, catatan penampilannya adalah:
- Timnas senior: 15 caps
- Timnas U-23: 25 caps
Nilai Pasar dan Statistik Terbaru
Menurut Transfermarkt, nilai pasar Dewangga berada di kisaran €270 ribu hingga €300 ribu. Sementara itu, rata-rata rating performanya di Liga 1 selama 12 bulan terakhir berkisar 7.1-7.4 versi Sofascore, menunjukkan konsistensi performa tinggi dalam setiap pertandingan.
Alfeandra Dewangga adalah salah satu aset paling berharga bagi sepak bola Indonesia saat ini. Dengan usianya yang masih muda, pengalaman internasional yang cukup banyak, serta kepindahannya ke klub besar seperti Persib Bandung, Dewangga memiliki segala modal untuk menjadi bek serbabisa kelas Asia di masa depan.
Keberhasilan Dewangga tidak hanya memberi dampak bagi Persib Bandung, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para pemain muda Indonesia bahwa kerja keras, disiplin, dan kerendahan hati akan selalu membuahkan hasil maksimal.




