Namun, setiap kali ia mencoba mengingkari apa yang diterimanya, gambaran tersebut justru kembali hadir di hadapannya seolah terlihat di layar pemantau. Hingga pada pagi hari tanggal 1 Mei itu, pesan dan gambaran itu kembali hadir dengan sangat jelas, membuatnya tidak lagi kuasa untuk diam saja.
“Saya hanya merasa takut jika apa yang saya lihat dan dengar ini benar-benar terjadi. Karena itulah, akhirnya saya memutuskan untuk membuat video ini,” ujar Tirta dalam unggahannya.
Pesan ini disampaikannya secara terbuka, baik untuk disambut maupun tidak oleh pihak yang dituju.
Ia menyebutkan bahwa dalam gambaran yang diterimanya, terlihat potensi terjadinya bencana yang cukup parah di wilayah Jawa Barat.
Bahkan, ada satu daerah tertentu yang dalam gambaran tersebut tampak mengalami kejadian di mana wilayahnya tertimbun.
Ia mengaku tidak mengetahui alasan di balik pemberian isyarat tersebut dan hanya menganggapnya sebagai sebuah tanda yang disampaikan oleh Tuhan.
Pesan ini disampaikan semata-mata sebagai bentuk keprihatinan dan harapan agar masyarakat serta pihak berwenang dapat lebih waspada dan menyiapkan langkah antisipasi sebaik-baiknya.
