Viral

Pertemuan Gubernur Aceh dan Bobby Nasution Tuai Sorotan, Zulfikar Akbar ‘Bisa Melebar ke Gesekan Antarwarga’

×

Pertemuan Gubernur Aceh dan Bobby Nasution Tuai Sorotan, Zulfikar Akbar ‘Bisa Melebar ke Gesekan Antarwarga’

Sebarkan artikel ini
Pertemuan Gubernur Aceh dan Bobby Nasution Tuai Sorotan, Zulfikar Akbar ‘Bisa Melebar ke Gesekan Antarwarga’
Pertemuan Gubernur Aceh dan Bobby Nasution Tuai Sorotan, Zulfikar Akbar ‘Bisa Melebar ke Gesekan Antarwarga’

KITAINDONESIASATU.COM – Pertemuan antara Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjadi perhatian publik. Pertemuan tersebut diketahui membahas isu empat pulau di Aceh Singkil yang wilayahnya kini secara administratif ditetapkan masuk Sumatera Utara, sesuai keputusan dari Mendagri Tito Karnavian.

Namun, pertemuan itu ramai disorot karena Muzakir Manaf disebut-sebut meninggalkan Bobby Nasution tanpa banyak berdiskusi. Salah satu yang menyoroti momen ini adalah Zulfikar Akbar melalui akun Twitter @zoelfick pada 13 Juni 2025.

Dalam unggahannya, Zulfikar membagikan tangkapan layar berita terkait pernyataan Bobby Nasution yang menyatakan enggan membahas lagi isu empat pulau tersebut. Ia pun menilai bahwa gaya komunikasi Bobby tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara damai.

“Melihat gaya komunikasi @bobbynasution_ ini tak ada gelagat ia punya itikad agar masalah perampasan empat pulau milik Aceh itu bisa berakhir baik. Ia terlihat justru berusaha membangun narasi agar gesekan itu melebar ke sesama warga. Ini sangat buruk,” tulisnya.

Cuitan itu pun langsung viral dan disaksikan lebih dari 67 ribu pengguna. Banyak warganet turut memberikan respons atas unggahan tersebut.

“Kalau pemimpin aceh @aceh @achehsultanate berani, tinggal katakan saja dengan tegas, cabut SK-nya atau kita bertarung kembali dengan senjata. Tapi kurasa itu gak akan pernah terjadi, karena mereka lemah,” ujar akun @indt4ik.

“Dengan enaknya dia ngomong ‘potensi yang ada di dalamnya kita kelola sama-sama’,” jelas akun @ds_yantie.

“Harusnya langsung aja dia bilang, itu pulau milik Aceh. Selesai. Banyak bukti administrasi dan history yang membenarkan bahwa itu milik Aceh. Masan permen mau melebihi UU?,” tandas akun @sithyud menanggapi cuitan Zulfikar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *