KITAINDONESIASATU.COM – Mulai tahun ajaran baru nanti, seluruh siswa di wilayah Jawa Barat dilarang membawa sepeda motor ke sekolah. Kebijakan ini merupakan bagian dari himbauan yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dalam arahannya, Dedi menginstruksikan agar siswa berjalan kaki menuju sekolah dan tidak lagi mengendarai sepeda motor. Pernyataan ini disampaikan melalui sebuah unggahan di akun TikTok @inilahkuningan.com pada 9 April 2025, yang telah ditonton sebanyak 91,5 ribu kali.
Dalam video tersebut, Dedi menyampaikan secara langsung kepada masyarakat mengenai regulasi baru ini.
“Saya mau tegas ke depan, mau merubah sistem Pendidikan di Jawa Barat anak sekolah yang belum waktunya pake motor, gak boleh pake motor” ujarnya.
“Kalau maksa pake motor diberhentikan sekolahnya!” sambung Dedi dalam tayangan tersebut.
Kebijakan ini dibuat dengan harapan menciptakan dampak positif seperti membangun semangat kebersamaan di kalangan pelajar dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Selain itu, kebijakan ini juga dimaksudkan untuk menekan tingkat kemacetan, mengurangi polusi udara, dan membentuk kebiasaan hidup sehat.
Siswa di Jawa Barat didorong untuk menggunakan moda transportasi alternatif seperti berjalan kaki, bersepeda, atau menaiki transportasi umum. Menurut Gubernur, rutinitas ini bisa menumbuhkan kebiasaan baik, termasuk membiasakan siswa untuk bangun lebih pagi.
Himbauan dari Dedi Mulyadi ini menuai berbagai reaksi dari warganet. Sebagian mendukung karena dinilai akan meningkatkan keselamatan siswa dan mengurangi kemacetan di sekitar lingkungan sekolah. Namun, ada juga yang menyampaikan kekhawatiran terkait jarak rumah ke sekolah yang jauh, serta keterbatasan akses terhadap transportasi umum di beberapa wilayah.

