KITAINDONESIASATU.COM- Pameran Hari Jadi Bogor (HJB) Ke-544 memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaatnya adalah Sabian Kuliner, yang berhasil membukukan omzet hingga Rp3 juta per hari selama mengikuti pameran.
Sabian Kuliner merupakan UMKM yang bergerak di bidang olahan ikan patin. Produk unggulannya meliputi keripik kulit ikan patin dan basreng (bakso goreng) ikan patin.
Apresiasi untuk Bolu Siliwangi dan Dinas Koperasi
Owner Sabian Kuliner, Anita, menyampaikan apresiasi kepada Bolu Siliwangi yang telah memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk berkolaborasi dan memasarkan produknya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Koperasi dan UKM atas dukungan yang diberikan kepada para pelaku usaha.
“Alhamdulillah, saya dari Sabian Kuliner, usaha kami bergerak di bidang olahan ikan patin. Kita menyediakan produk keripik kulit ikan patin dan basreng (bakso goreng) ikan patin.
Saya ucapkan terima kasih banyak kepada pihak Bolu Siliwangi yang sudah memberikan ruang kepada kami, para pelaku UMKM, untuk berkolaborasi dan berkarya. Kepada Dinas Koperasi dan UKM juga kami haturkan terima kasih. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berkesinambungan sehingga UMKM terus bisa menambah penghasilan dan pundi-pundinya demi kemajuan UMKM di Kabupaten Bogor,” ujar Anita, Minggu, 5 Juli 2026 kemarin.
Penjualan Hampir Habis, Omzet Capai Rp3 Juta
Anita mengungkapkan penjualan selama pameran berlangsung sangat menggembirakan. Produk yang dibawanya hampir seluruhnya habis terjual.
“Untuk jualan di sini, Alhamdulillah sekarang produk saya cuma sisa lima pcs (kemasan) saja. Dari kemarin-kemarin saya setiap hari rutin membawa stok barang 100 sampai 150 pcs,” ungkapnya.
Menurut Anita, omzet penjualan selama mengikuti pameran Hari Jadi Bogor mencapai Rp2 juta hingga Rp3 juta setiap hari.
“Pendapatan per hari kita di sini bisa mencapai Rp2 juta sampai Rp3 juta,” katanya.
Pameran Hari Jadi Bogor Dinilai Efektif Meningkatkan Pemasaran
Anita menilai hasil penjualan di pameran Hari Jadi Bogor jauh lebih baik dibandingkan kegiatan Car Free Day (CFD) maupun bazar pada umumnya. Menurutnya, fasilitas yang diberikan Bolu Siliwangi mampu memperluas pemasaran produk UMKM.
“Tentu saja perbedaannya ada banyak. Biasanya kan kita difasilitasi oleh Forum UMKM dan juga Dinas Koperasi itu untuk jualan di acara CFD (Car Free Day) atau bazar-bazar biasa.
Nah, dengan difasilitasi di pameran (Siliwangi Bolu Kukus) ini, kita bisa lebih lagi meningkatkan marketing (pemasaran) kita. Iya pasti, acara ini pasti sangat menguntungkan bagi kami,” tuturnya.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pameran Hari Jadi Bogor mampu menjadi sarana promosi sekaligus meningkatkan penjualan bagi pelaku UMKM. Anita berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan agar semakin banyak pelaku usaha yang memperoleh manfaat ekonomi.




