Kerajinan topi bambu ini menjadi kearifan lokal dari masyarakat Kabupaten Tangerang. Kearifan lokal di Kabupaten Tangerang lahir dari kebudayaan masyarakat yang terus berulang-ulang dan diturunkan dari generasi ke generasi.
Walaupun hal ini bersifat lokal, namun kerajinan bambuhasil dari kreativitas masyarakat mengandung nilai-nilaimoral yang universal. Bambu dalam kesenian rakyat Kabupaten Tangerang digunakan dalam pembuatan alatmusik dan properti.
Pada tahun 2023 dilakukan pemetaan jumlah pelakukerajinan dan kesenian rakyat terkait bambu menggunakan peta GIS (Geographic Information System) dan ditemukan 367 pengrajin dan pelaku kesenian yang tersebar dibeberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang. (Yoyok Adjar/Gemilang Kabupaten Tangerang)




