Namun, laga itu menunjukkan bahwa Atletico Madrid bukan lawan yang nyaman bagi PSG, terutama dalam pertandingan sistem gugur atau laga berintensitas tinggi.
Kedua, Atletico Madrid: Raja Turnamen Format Piala
Atletico Madrid dikenal sebagai tim spesialis pertandingan knockout.
Dalam semifinal Copa del Rey musim ini, mereka bermain imbang epik 4-4 melawan Barcelona.
Di babak gugur Liga Champions, mereka bahkan sukses mengalahkan Real Madrid 1-0 dalam waktu normal, dan hanya kalah lewat adu penalti.
Fakta itu menunjukkan bahwa pasukan Diego Simeone sangat berpengalaman dan efektif di pertandingan-pertandingan format piala, terutama saat melawan tim besar.
Ketiga, nilai handicap yang “Murah” untuk PSG
Menariknya, meskipun PSG tampil mengesankan dengan mengalahkan Inter Milan 5-0 di final Liga Champions, mereka hanya diberi handicap -1/2 melawan Atletico Madrid.
Nilai itu bisa dianggap tidak mencerminkan kekuatan penuh PSG, dan bisa menjadi sinyal bahwa pasar taruhan cenderung memberi ruang pada Atletico Madrid.

