KITAINDONESIASATU.COM – Laga lanjutan Liga Champions 2024-2025 yang akan berlangsung dini hari nanti WIB menjadi pertandingan harap-harap cemas buat Man City, Rabu (27/11/2024).
Laga ini sekaligus menjadi laga pembuktian pelatih Man City, Pep Guardiola, yang selama ini timnya mengalami kekalahan beruntun di Liga Premier dan Liga Champions untuk ke-5 kalinya.
Situasi ini membuat kegelisahan Pep Guardiola dan pada penggawa Man City untuk kembali menghadapi lawan mainnya Feyenoord di Liga Champions dini hari nanti.
Pep Guardiola mengakui jika anak asuhnya mengalami penurunan performa, terakhir kala City dihajar habis-habisan 0-4 oleh Tottenham Hotspur di kandang sendiri.
Pep sebelumnya sudah mengungkapkan jika laga melawan Feyenoord merupakan awal kebangkitan City dan wajib menang dalam laga ini.
Bahkan kekalahan bertubi-tubi Man City membuat peringkat sebagai tim terbaik di dunia akhir langsung turun diperingkat ke-3 yang kini ditempati Liverpool setelah 600 hari.
Sementara laga melawan Feyenoord merupakan laga kelima yang berlangsung di Stadion Etihad, City dalam kondisi sedang tidak baik, setelah menelan kekalahan 5 kali beruntun.
Hingga saat ini City berada di peringka ke-10 Liga Champions, sementara Feyenoord berada diperingkat ke-21, di atas kertas memang City lebih unggul dari Feyenoord.
Tetapi dengan situasi seperti ini City apakah mampu menundukkan Feyenoord pada laga kelima Liga Champions ini? Beberapa kata pertandingan kedua tim antara lain:
Kedua tim ini pernah bertemu di Liga Champions tahun 2017/2018, City berhasil menang 1-0 di kandang dan menang 4-0 di laga tandang.
Sejauh ini Feyenoord hanya meraih satu kemenangan dari 10 pertandingan melawan klub Liga Inggris di Liga Champions, satu-satunya kemenangan saat melawan Newcastle dengan skor 1-0 2002.
Namun pada Liga Champions musim ini Feyenoord memetik dua kemenangan beruntun melawan Girona 3-2 dan Benfica 3-1.
Sementara Man City merupakan tim tak terkalahkan di 33 laga kandang terakhir di Liga Champions dengan 29 kemenangan dan 4 kali bermain seri.
City hanya kalah dari Barcelona dan menorehkan 38 laga kandang tanpa tak pernah kalah sejak September 2013 sampai November 2020.
Akankan Man City bakal mengalahkan Feyenoord di laga ini, yang pasti Pep Guardiola sudah berujar jika timnya akan mengawali kebangkitannya setelah menghadapi Feyenoord di laga Liga Champion ini.
Fakta Tottenham vs Man City
Tottenham tim pertama di Liga Premier, menang di kandang City skor 4 gol sejak era Pep Guardiola.
- Tottenham bikin Pep Guardiola menderita kekalahan beruntun sebanyak 5 kali.
- Tottenham tim paling rajin mengalahkan City era kempimpinan Guardiola pada 2016, yakni tujuh kali. Spurs unggul dua kemenangan atas Chelsea dan Manchester United.
- Tottenham meraih poin paling banyak melawan City era Guardiola di Liga Premier dengan 24 poin dan unggul lima poin di atas Liverpool.
- Tottenham menang di Stadion Etihad membuat rekor 52 pertandingan tidak kalah di kandang milik City.
Hasil Liga Champhions:
- Manchester Chity 0 – 0 Inter Milan
- 2.Slovan Batislava 0 – 4 Machester City
- Machester City 5 – 0 Sparta Prague
- Spoting CP 4 – 1 Manchester City
Hasil Pertandingan Liga Premier:
- Chelsea 0 – 2 Manchester City
- Manchester City 4 – 1 Ipswich Town
- West Ham United 1 – 3 Manchester City
- Manchester City 2 – 1 Brentford
- Manchester City 2 – 2 Arsenal
- Newcastle United 1 – 1 Manchester City
- Manchester City 3 – 2 Fulham
- Wolverhampton 1 – 2 Manchester City
9 Manchester City 1 – 0 Southampton - Bournemouth 2 – 1 Manchester City
- Brighton 2 – 1 Manchester City
- Manchester City 0 – 4 Tottenham Hotspur. **

