KITAINDONESIASATU.COM– Sebuah momen menyedihkan terjadi di sepak bola Brasil. Neymar, kapten Santos, tak kuasa menahan air matanya setelah timnya kalah telak dari Vasco da Gama dengan skor 0-6 pada laga Liga Brasil, Minggu lalu.
Kekalahan itu bukan hanya mencatat sejarah pahit bagi Santos sebagai kekalahan kandang terbesar sepanjang masa, tetapi juga menjadi kekalahan terburuk dalam karier Neymar yang pernah bersinar bersama Barcelona, Paris Saint-Germain, dan Al Hilal.
Dalam kondisi emosional, Neymar mengaku malu dengan performa dirinya dan rekan-rekan setim.
“Saya benar-benar malu dengan penampilan kami. Para suporter punya hak penuh untuk marah, bahkan menghina kami, karena apa yang kami tampilkan sangat memalukan,” ucap Neymar sambil menyeka air matanya.
Suasana Stadion Vila Belmiro pun penuh kekecewaan. Banyak penggemar meninggalkan stadion sebelum laga usai, sementara sebagian lainnya justru memberikan dukungan kepada tim lawan sambil meneriakkan ejekan ke arah pemain Santos.
Saat ini, tim legendaris Brasil itu hanya terpaut dua poin dari zona degradasi, menambah tekanan besar bagi pemain maupun manajemen.
Neymar menegaskan bahwa air matanya bukan hanya karena kesedihan, melainkan juga amarah terhadap situasi yang terjadi.
“Air mata ini adalah bentuk kemarahan. Kami benar-benar gagal total, dan hasil ini adalah bencana,” ungkapnya.

