Sepakbola

Nasib Persik Kediri Habis Dibobol Sang Mantan, Kini Giliran Menghadapi Laga Rumit di Gresik

×

Nasib Persik Kediri Habis Dibobol Sang Mantan, Kini Giliran Menghadapi Laga Rumit di Gresik

Sebarkan artikel ini
Ong Swee
Pelatih Persik Ong Swee. foto: persik official

KITAINDONESIASATU.COM – Laga pekan ke-12 Persik Kediri secara psikologis menghadapi laga yang rumit, karena pertandingan yang semestinya di gelar di Kediri harus dipindahkan ke Gelora Joko Samodro Gresik, Jumat (7/11/2025).

Kerumitan lain Persik Kediri tidak bisa bermain di kandang Stadion Brawijaya juga faktor adaptasi lapangan yang semestinya tidak terjadi juga faktor kekalahan pekan sebelumnya melawan PSIM Yogyakarta berakhir dengan skor 2-1.

Yang lebih menyakitkan lagi gol penentu kemenangan PSIM atas Persik Kediri dieksekusi oleh sang mantan pemain Persik Kediri, Ze Valente di menit ke-61 sementara gol pembuka hasil tendangan Nermin Haljeta dimenit ke-49 sementara gol satu-satunya Persik dihasilkan Ezra Walian dimenit ke-65.

Pelatih Persik Ong Kim Swee juga menyatakan kekecewaannya atas situasi ini, mengingat situasi kandang Stadion Brawijaya yang tidak bisa digunakan sehingga kandang Macan Putih harus berpindah tempat dari Kediri ke Gresik yang berjarak perjalanan 2,5 jam dari Kota Tahu Kediri.

Kekesalan pun muncul dari Coach Ong Kim menjelang venue laga kandang menjamu Persebaya Surabaya yang harus berpindah ke stadion yang lokasinya juga berdekatan dengan kandang lawan di Stadion Joko Samudro Gresik.

Coach Ong mengatakan jika setiap tim memerlukan permainan ditempatnya sendiri secara permanen, tetapi ini belum ada kepastian sampai kapan Persik akan bermain di kandang sendiri dengan pasti.

Oleh karena itu sorotan pun dilontarkan oleh Coach Ong jika hal itu tidak adilnya kompetisi dialami skuad Macan Putih, sehingga hingga pekan ke-11 ini Persik Kediri hanya dua kali benar-benar bermain di Kandang Stadion Gelora Brawijaya Kota Kediri saat menghadapi Maut United dan PSM Makassar.

Dan satu kandang lainnya laga Persik Kediri digelar di Gelora Joko Samudro Gresik saat melawan Madura United dan kali ini laga kandang terasa tandang juga akan kembali dialami Perik Kediri di pekan ke-12 saat menghadapi Persebaya Surabaya, Jumat (7/11/2025).

Mantan pelatih Timnas Malaysia ini mengatakan jika pertandingan digelar di luar kandang menjadi keuntungan tim lawan, salah satu contohnya saat laga melawan Persebaya, bermain Gresik yang tak lain bernuansa Surabaya, tetapi statusnya laga home.

“Tentu ini memberikan keuntungan bagi Persebaya seharusnya LIB harus mempertimbangkan ini semua,” ungkap Coach Ong Swee kepada wartawan di Kediri.

Persik Kediri saat ini berada diperingkat ke-11 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan mengoleksi 11 poin, sementara Persebaya berada diperingkat ke-8 dengan 14 poin.

Performa Macan Putin dalam tiga laga terakhirnya mengalami nasib yang kurang menyenangkan, tren negatif dalam dua laga kalah dari PSIM Yogyakarta 2-1 dan dipekan sebelumnya tunduk 2-0 dari Borneo FC dan satu laga bermain imbang saat menghadapi PSM Makassar (1-1).

Sebaliknya dengan Persebaya memiliki tren pertandingan positif dari tiga laga terakhir Persebaya kalah sekali dan sekali bermain seri serta laga terakhir memenangi pertandingan saat melawan Persis Solo dengan skor 2-1.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *