Sepakbola

Lima Pemain Sepakbola Peru Disambar Petir Satu Tewas Empat Luka

×

Lima Pemain Sepakbola Peru Disambar Petir Satu Tewas Empat Luka

Sebarkan artikel ini
disambar petir
Lima pemain bola di Peru bergelimpangan di lapangan akkibat tersambar petir saat pertandingan Juventud Bellavista dan Familia Chocca, Minggu 3 November 2024. tangkap layar video Andina/ footboom1.com

KITAINDONESIASATU. COM – Seorang pemain sepak bola liga lokal Peru dari tim Familia Chocca tewas akibat sambaran petir pada hari Minggu (3/11/2024).

Peristiwa ini terjadi dalam sebuah pertandingan di Huancayo, demikian menurut kantor berita negara Peru, Andina dilansir, Senin (4/11/2024).

Pertandingan sempat dihentikan sementara karena badai petir, namun ketika para pemain keluar dari lapangan, petir menyambar pemain Hugo de la Cruz Meza (39) yang juga melukai empat pemain lainnya.

Para pemain yang terluka dibawa ke rumah sakit terdekat, dengan satu orang dalam kondisi kritis karena luka bakar yang parah.

Insiden yang juga menyebabkan setidaknya satu orang terluka parah ini terjadi di stadion Coto Coto di Chicha sekitar pukul 16:00 waktu setempat (21:00 GMT), di tengah badai listrik parah yang meletus saat pertandingan antara tim lokal Juventud Bellavista dan Familia Chocca.

Kejadian tragis tersebut terekam dalam sebuah video yang mengerikan, yang menunjukkan momen petir menyambar beberapa pemain yang pingsan di lapangan secara bersamaan.

Dalam rekaman tersebut, petir terlihat menyambar hanya beberapa detik setelah pertandingan dihentikan karena badai dan ketika para pemain berusaha meninggalkan lapangan untuk mencari tempat berlindung dari kondisi cuaca yang buruk.

Selain meninggalnya José Hugo de la Cruz Meza, penjaga gawang tim, Juan Choca, mengalami luka bakar yang cukup parah dan masih dalam kondisi kritis.

Tidak diketahui apakah ada pemain lain yang juga terluka dalam insiden tersebut, namun sambaran petir tersebut menyebabkan kepanikan dan keterkejutan di dalam stadion. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *