KITAINDONESIASATU.COM – Kontroversi mewarnai perayaan gelar juara La Liga ke-29 Barcelona setelah bintang muda Lamine Yamal (18 tahun) tertangkap kamera mengibarkan bendera Palestina dari atas bus terbuka saat pawai keliling kota, Minggu lalu.
Pelatih Hansi Flick akhirnya angkat bicara, memberikan tanggapan tegas namun tetap menghormati hak pribadi pemainnya.
Awal Kejadian
Barcelona resmi menjadi juara usai mengalahkan Real Madrid 2–0 di Camp Nou.
Saat prosesi perayaan di jalanan, Yamal — pencetak 16 gol musim ini, sama tajamnya dengan Ferran Torres — terlihat membentangkan bendera Palestina besar di tengah ribuan suporter.
Gambar itu langsung viral, memicu perdebatan luas: ada yang memuji sebagai solidaritas kemanusiaan, ada pula yang menilai olahraga tak boleh dicampur politik.
Pernyataan Lengkap Hansi Flick
Dalam konferensi pers Selasa, pelatih asal Jerman itu mengonfirmasi sudah berbicara langsung dengan Yamal soal hal ini:
Flick mengatakan bahwa hal itu merupakan pilihan pribadinya. Dia sudah berusia 18 tahun, sudah dewasa, boleh mengambil keputusan sendiri.
