Sepakbola

Indonesia Arena Bergemuruh, Souto Pastikan Garuda Futsal Main Lepas di Final

×

Indonesia Arena Bergemuruh, Souto Pastikan Garuda Futsal Main Lepas di Final

Sebarkan artikel ini
timnas futsal indonesia
Timnas Futsal Indonesia (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM –  Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto menegaskan anak asuhnya akan melakoni final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2) pukul 19.00 WIB, tanpa beban sedikit pun.

Menurut pelatih asal Spanyol itu, Indonesia sama sekali tak punya alasan untuk tertekan, mengingat skuad Garuda Futsal baru pertama kali menembus partai puncak Piala Asia Futsal sepanjang sejarah.

Sebaliknya, Souto justru menilai tekanan sepenuhnya berada di kubu Iran, tim raksasa Asia yang sarat tradisi dan reputasi. Iran tercatat sudah 13 kali juara dari 17 edisi turnamen yang digelar sejak 1999 di Malaysia. Di final nanti, Iran disebut harus menang demi menjaga nama besar mereka.

“Bagaimana mungkin kami merasa tertekan jika ini adalah final pertama kami? Iran sudah memainkan 105 pertandingan di AFC dan hanya kalah empat kali. Di mana tekanan kami?,” ujar Souto, di Jakarta, Jumat (6/2).

“Iranlah yang menanggung tekanan. Mereka punya tradisi juara, kualitas pemain, banyak yang bermain di luar negeri, fisik yang kuat, dan ekosistem futsal yang sudah terbentuk sejak lama,” lanjutnya.

Sepanjang sejarah, Iran telah 15 kali tampil di final dan 13 kali keluar sebagai juara. Dua kegagalan mereka terjadi saat kalah dari Jepang: 2014 di Vietnam lewat adu penalti dan 2022 di Kuwait dengan skor 2-3 di waktu normal.

Sementara itu, Indonesia datang ke final dengan status pencetak sejarah baru. Turnamen kali ini menjadi Piala Asia Futsal terbaik bagi Indonesia, setelah sebelumnya rekor terbaik hanya sampai perempat final empat tahun lalu.

Tonggak sejarah itu makin sempurna ketika Indonesia secara sensasional menumbangkan Jepang 5-3 di semifinal, memastikan langkah ke final dan membuat Garuda Futsal bertahan hingga hari terakhir Piala Asia Futsal 2026.

“Futsal itu bukan soal tekanan. Futsal itu soal kesenangan. Itu sangat berbeda,” tegas Souto.

Indonesia juga diprediksi bakal mendapat keuntungan besar dari dukungan publik tuan rumah. Indonesia Arena dipastikan kembali bergemuruh, setelah pada laga semifinal tercatat lebih dari 10 ribu suporter hadir—jumlah terbanyak sepanjang turnamen—menyaksikan kemenangan bersejarah Indonesia.

Meski demikian, Souto menilai dukungan suporter hanyalah faktor pendukung, bukan penentu utama.

“Di final, menurut saya faktor penonton tidak akan krusial. Yang paling penting adalah apa yang terjadi di lapangan,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *