Sepakbola

Hansi Flick Bikin Rival Ketar-ketir, Barcelona Hancurkan Feyenoord 5-1 di Liga Champions

×

Hansi Flick Bikin Rival Ketar-ketir, Barcelona Hancurkan Feyenoord 5-1 di Liga Champions

Sebarkan artikel ini
Hansi Flick Bikin Rival Ketar-ketir, Barcelona Hancurkan Feyenoord 5-1 di Liga Champions
Pelatih FC Barcelona, Hansi Flick.

KITAINDONESIASATU.COM – Barcelona tampil menggila di laga perdana Liga Champions. Blaugrana mengawali perjalanan di kompetisi elite Eropa dengan kemenangan telak 5-1 atas Feyenoord di Camp Nou, Kamis (10/9) dini hari WIB.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, langsung memberikan pujian kepada skuadnya. Bagi pelatih asal Jerman tersebut, hal paling mengesankan bukan sekadar pesta gol, melainkan permainan kolektif yang menunjukkan Barcelona mulai benar-benar tampil sebagai satu kesatuan.

Kemenangan atas Feyenoord sekaligus membuat start Barcelona musim ini semakin sempurna. Blaugrana telah menyapu bersih lima pertandingan di seluruh kompetisi dengan kemenangan. Bahkan, dalam empat laga di antaranya, Barcelona mampu mencetak setidaknya lima gol.

“Lima pertandingan pertama kami berjalan sangat baik. Kami mencetak banyak gol, tetapi yang paling penting adalah kami bermain sebagai tim, sebagai satu kesatuan,” ujar Flick.

Ia menilai Barcelona mampu mengontrol pertandingan sejak awal dengan permainan dominan yang sesuai dengan identitas mereka.

“Kami mengendalikan pertandingan, dominan, dan sangat menyenangkan melihatnya. Inilah gaya kami dan cara kami ingin bermain,” lanjutnya.

Barcelona langsung membuat Feyenoord berada dalam tekanan sejak menit awal. Baru tiga menit pertandingan berjalan, Raphinha sudah membuka keunggulan untuk tuan rumah.

Karim Adeyemi kemudian menggandakan keunggulan melalui tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan kiper Feyenoord.

Raphinha kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan tim tamu. Menerima umpan terobosan dari Pedri, pemain Brasil tersebut dengan tenang menuntaskan peluang untuk mencetak gol keduanya sekaligus membawa Barcelona unggul 3-0.

Feyenoord sebenarnya sempat mencetak gol melalui Nacho Ferri. Namun, gol tersebut dianulir setelah VAR menemukan posisi offside dalam proses terjadinya serangan.

Barcelona kemudian kembali menambah keunggulan. Lamine Yamal mencetak gol melalui tendangan bebas sebelum Gabriel Jesus melengkapi pesta gol Blaugrana di penghujung laga.

Feyenoord hanya mampu membalas sekali lewat Sem Steijn setelah memanfaatkan umpan silang mendatar Goncalo Borges.

Raphinha menjadi sorotan utama setelah mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Perubahan perannya menjadi penyerang tengah langsung memberikan dampak luar biasa.

Setelah Barcelona melepas Robert Lewandowski dan Ferran Torres, Raphinha dipercaya mengisi posisi tersebut. Hasilnya, ia telah mengoleksi delapan gol hanya dalam lima pertandingan.

Raphinha juga mengakui dukungan suporter Barcelona menjadi salah satu faktor yang membuat tim tampil penuh percaya diri di kandang sendiri.

“Ketika bermain di depan pendukung sendiri, kami selalu harus menunjukkan sepak bola yang sempurna, atau setidaknya mendekati sempurna. Dengan dukungan mereka, semuanya menjadi lebih mudah,” kata Raphinha.

“Kami tampil sangat baik sejak awal, mengendalikan pertandingan, dan mampu memanfaatkan peluang yang didapat. Itu memberi kami banyak kepercayaan diri,” tambahnya.

Barcelona bahkan sempat menghadapi kondisi cuaca kurang bersahabat sebelum pertandingan. Hujan deras mengguyur Camp Nou setelah beberapa hari sebelumnya kawasan tersebut dilanda cuaca panas.

Namun, kondisi lapangan dan cuaca ternyata tidak mampu memperlambat Barcelona. Blaugrana justru langsung tancap gas dan mencetak gol hanya tiga menit setelah peluit awal.

Feyenoord mencoba bangkit dengan memasukkan Shaqueel van Persie, putra legenda Belanda Robin van Persie. Namun, tekanan Barcelona tetap sulit dibendung.

Pada akhirnya, Gabriel Jesus menutup pesta setelah menyambut umpan silang Yamal dengan sundulan tipis. Gol tersebut menjadi gol perdana Jesus sejak bergabung dengan Barcelona dari Arsenal.

Meski Barcelona mengawali musim dengan rentetan kemenangan dan produktivitas gol yang luar biasa, Raphinha meminta rekan-rekannya tetap waspada. Menurutnya, perjalanan musim masih panjang dan Barcelona pasti akan menghadapi periode sulit.

“Dalam musim yang panjang seperti ini, pasti ada banyak naik turun. Memulai musim seperti ini jelas memberi kami kepercayaan diri besar, tetapi kami harus terus mempertahankannya,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *