KITAINDONESIASATU.COM – Kiper Tottenham, Guglielmo Vicario, mengungkapkan bahwa timnya telah menjalankan instruksi pelatih Thomas Frank sesuai buk” saat menghadapi Paris Saint-Germain di ajang UEFA Super Cup.
Namun, ia mengakui semua itu belum cukup untuk membawa kemenangan di kampung halamannya.
Bermain di Stadio Friuli, Udine, laga sempat berjalan sempurna untuk Spurs. Tottenham memimpin 2-0 berkat situasi bola mati yang sukses mengecoh lini belakang dan kiper PSG.
Gol pertama lahir ketika Micky Van de Ven menyambar bola muntah setelah sepakan rekannya membentur tiang gawang.
Tak lama berselang, Cuti Romero menambah keunggulan melalui sundulan bebas yang membuat Lucas Chevalier melakukan blunder kecil dan gagal menepis bola dengan sempurna.
Guglielmo Vicario Ambil Hikmah
Meski unggul di awal, Tottenham gagal mempertahankan keunggulan hingga laga usai.
Vicario menilai, pertandingan ini menjadi pelajaran berharga bahwa eksekusi taktik perlu diimbangi dengan ketahanan mental hingga peluit panjang.
“Aku rasa kami sudah melakukan apa yang kami rencanakan, dari awal hingga akhir. Kami hampir berhasil, tapi itu belum cukup,” katanya.
” Menurutku kami sudah memiliki pendekatan yang tepat, dan aku bangga dengan para pemain pada akhirnya,” tutup Vicario.


