KITAINDONESIASATU.COM – Persik Kediri membuat keputusan mengejutkan dengan melepas gelandang Evan Dimas di tengah berlangsungnya musim BRI Liga 1 2024/2025.
Pelatih Persik, Marcelo Rospide, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara manajemen dan pemain.
“Manajemen dan pemain bersepakat untuk mengakhiri kerja sama, kami mengucapkan terima kasih dan mendoakan yang terbaik untuk karier Evan Dimas,” katanya dikutip dari laman resmi Persik, Rabu (1/1/2024).
Rospide menambahkan bahwa saat ini tim tengah melakukan evaluasi menyeluruh untuk menghadapi putaran kedua Liga 1.
BACA JUGA : Gagal ke Semifinal Piala AFF 2024, Shin Tae-yong Dievaluasi
Meskipun belum ada kepastian mengenai perekrutan pemain baru, perhatian khusus akan diberikan pada posisi tertentu, seperti bek kanan.
Cedera Aqil Munawar dan performa Nury Fasya yang belum maksimal akibat cedera serta akumulasi kartu menjadi sorotan utama.
Saat ini, Persik memiliki beberapa opsi pemain untuk posisi bek kanan, seperti Vava Mario, Kiko, dan Brendon Lucas. Owner Persik, Arthur Irawan, juga menegaskan kepercayaan penuh kepada jajaran pelatih dalam menentukan komposisi tim.
Ia juga menyoroti ketatnya persaingan di Liga 1 musim ini, di mana semua tim memiliki peluang untuk saling mengalahkan. Meski demikian, fokus Persik tetap pada peningkatan performa tim dan pencapaian yang lebih baik dibanding musim sebelumnya.
Karir Evan Dimas
Karier Evan Dimas sebagai pesepakbola profesional menunjukkan perjalanan yang menarik dari awal hingga saat ini, namun ada indikasi penurunan performa dalam beberapa tahun terakhir.
Di awal kariernya bersama Bhayangkara FC (2014–2017), ia tampil cemerlang dengan mencetak 6 gol dalam 41 penampilan.
Performanya kemudian berlanjut di klub Malaysia, Selangor FA, pada tahun 2018 dengan torehan 2 gol dari 20 laga.
Setelah kembali ke Indonesia, ia memperkuat Barito Putera (2019), Persija Jakarta (2020–2021), dan Bhayangkara FC untuk periode kedua (2021–2022).
Meski tetap menjadi pemain andalan, kontribusi golnya mulai menurun.
Bersama Arema FC (2022–2024), Evan tampil sebanyak 36 kali namun hanya mencetak 2 gol, menandai salah satu fase karier di mana perannya lebih difokuskan pada lini tengah sebagai playmaker daripada pencetak gol.
Evan Dimas adalah salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Indonesia, dengan kontribusi signifikan di berbagai level tim nasional.
Karier internasionalnya dimulai sejak bergabung dengan tim Indonesia U-16 pada periode 2010–2012, di mana ia mencetak 2 gol dari 2 penampilan. Kehebatannya semakin terlihat saat memperkuat Indonesia U-19 (2013–2014), dengan torehan 12 gol dari 30 laga, menjadi motor serangan utama sekaligus pengatur permainan.
Ketika naik ke level U-23 (2015–2019), kontribusi Evan tetap konsisten dengan mencetak 8 gol dari 32 penampilan. Hal ini menunjukkan kemampuan Evan untuk terus beradaptasi dan tampil solid meskipun menghadapi tantangan yang lebih besar.
Bersama tim nasional senior Indonesia (2014–2022), Evan telah bermain sebanyak 44 kali dan mencetak 10 gol.
Pada musim 2023–2024, Evan dipinjamkan ke PSIS Semarang dan berhasil menyumbang 1 gol dari 8 penampilan.
Namun, setelah bergabung dengan Persik Kediri pada tahun 2024, ia belum mampu mencetak gol dalam satu pertandingan yang dimainkan, menggambarkan tantangan besar yang ia hadapi untuk mengembalikan performa terbaiknya.

