Sepakbola

Akhir Era Pep Guardiola di Man City Berujung Tragis, The Citizens Tumbang di Etihad

×

Akhir Era Pep Guardiola di Man City Berujung Tragis, The Citizens Tumbang di Etihad

Sebarkan artikel ini
pep guardiola
Pelatih Ciy, Pep Guardiola. foto: instagram @mr.pepguardioala

KITAINDONESIASATU.COM – Era emas Pep Guardiola di Manchester City berakhir dengan cara paling menyakitkan. The Citizens tumbang 1-2 dari Aston Villa pada pekan terakhir Liga Inggris 2025/26 di Stadion Etihad, Minggu (24/5), dalam laga emosional yang menjadi perpisahan Guardiola setelah satu dekade berkuasa di Manchester.

Atmosfer haru sempat berubah jadi pesta saat Antoine Semenyo membawa City unggul lebih dulu. Namun mimpi perpisahan manis Guardiola hancur setelah Ollie Watkins tampil menggila dan memborong dua gol kemenangan Aston Villa.

Kekalahan dramatis ini membuat Manchester City harus puas finis sebagai runner-up Liga Inggris dengan 78 poin, kalah dari Arsenal yang sukses merebut gelar juara musim ini.

Sementara itu, Aston Villa makin berpesta usai memastikan tiket Liga Champions musim depan. Kesuksesan itu melengkapi musim luar biasa mereka setelah sebelumnya menjuarai Liga Europa.

City tampil agresif sejak awal demi memberikan akhir indah bagi Guardiola. Tekanan bertubi-tubi akhirnya berbuah gol pada menit ke-23 lewat aksi Semenyo.

Gol bermula dari situasi sepak pojok yang disambut di tiang dekat sebelum Semenyo melepaskan tendangan voli keras yang tak mampu dibendung kiper Villa. Gol tersebut menjadi koleksi ke-17 sang pemain di Premier League musim ini.

Sepanjang babak pertama, City benar-benar mendominasi penguasaan bola. Namun Villa tetap mengancam lewat skema serangan balik cepat yang beberapa kali membuat lini belakang tuan rumah panik.

Skor 1-0 bertahan hingga turun minum, tetapi semuanya berubah brutal di babak kedua.

Baru dua menit setelah restart, Watkins langsung menghukum kesalahan fatal lini belakang City. Striker timnas Inggris itu memanfaatkan sapuan buruk John Stones sebelum menaklukkan James Trafford dan membuat skor menjadi 1-1.

Gol itu langsung membalik momentum pertandingan. Aston Villa tampil semakin percaya diri, sementara City mulai kehilangan kendali permainan.

Momen emosional kemudian pecah saat Bernardo Silva ditarik keluar oleh Guardiola di pertengahan babak kedua. Sang kapten mendapat guard of honour dari rekan-rekannya dalam suasana penuh haru yang membuat Etihad bergemuruh.

Petaka datang pada menit ke-61. Watkins kembali mencetak gol setelah lolos dari jebakan offside dan menjebol gawang City untuk kedua kalinya.

Gol sempat dianulir hakim garis, namun VAR akhirnya mengesahkan gol tersebut setelah menilai Ruben Dias membuat Watkins masih berada dalam posisi onside.

Tertinggal 1-2, City langsung menggila memburu gol penyeimbang demi menghindari akhir pahit di laga perpisahan Guardiola. Phil Foden bahkan sempat membuat Etihad meledak lewat gol di masa injury time.

Sayangnya, selebrasi itu hanya sesaat. Wasit menganulir gol Foden karena offside.

Peluit panjang akhirnya memastikan Manchester City kalah di laga terakhir Guardiola. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *