Sport

Saaih Halilintar Gagal Ikut PON 2024 Cabor Golf Gara-gara Terjegal Administrasi, Diduga Tidak Punya NPWP

×

Saaih Halilintar Gagal Ikut PON 2024 Cabor Golf Gara-gara Terjegal Administrasi, Diduga Tidak Punya NPWP

Sebarkan artikel ini
Saaih Halilintar Gagal Ikut PON 2024 Cabor Golf Gara-gara Terjegal Administrasi, Diduga Tidak Punya NPWP
Saaih Halilintar Gagal Ikut PON 2024 Cabor Golf Gara-gara Terjegal Administrasi, Diduga Tidak Punya NPWP / Instagram

KITAINDONESIASATU – Saaih Halilintar gagal mengikuti PON 2024 di cabang olahraga (cabor) Golf karena terjegal masalah administrasi. Diduga keluarga gen Halilintar tersebut tidak memiliki NPWP sebagai syarat. 

Saaih Halilintar dikonfirmasi menempati peringkat pertama dari 16 atlet golf yang masuk dalam longlist untuk PON XXI Aceh-Sumut 2024. 

Namun, langkahnya terhambat karena masalah administrasi. Paulus Rudy, Manajer Tim PON Cabor Golf Provinsi Banten, menjelaskan bahwa sejak 5 Januari 2024, Saaih dan timnya telah diminta untuk melengkapi dokumen administrasi seperti KTP, Kartu Keluarga, BPJS, dan NPWP.

Meskipun Saaih sudah dimasukkan ke longlist karena peringkatnya yang pertama, data KTP dan Kartu Keluarga baru diterima pada Maret. 

BACA JUGA : PB PON Wilayah Sumut Sediakan 20 Media Center

Paulus juga mengingatkan tim Saaih untuk segera melengkapi NPWP dan BPJS, terutama karena lima atlet terpilih harus diumumkan pada akhir Juli. 

Namun, hingga 30 Juli, tim Saaih masih menanyakan apakah NPWP bisa menggunakan nama orang tua, yang menunjukkan bahwa dokumen tersebut belum diurus. 

Hal ini menyebabkan Saaih tidak lolos seleksi administrasi untuk PON.

BACA JUGA : PB PON Sumut Sediakan Tiket di Venue Pertandingan Gratis

Pada 1 Agustus 2024, SK resmi dari PB PON telah diterbitkan untuk atlet yang akan bertanding, dan dokumen NPWP serta BPJS dari Saaih baru diterima setelahnya, yang sudah terlambat. 

Paulus menegaskan bahwa dirinya tidak bisa mengambil risiko dengan menyertakan atlet yang belum melengkapi persyaratan, terutama karena hanya dua atlet putra yang lolos dari Banten.

Paulus Rudy juga menyampaikan permohonan maaf kepada Saaih dan timnya, berharap agar Saaih tetap semangat untuk karier atletiknya di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *