KITAINDONESIASATU.COM – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 berpotensi semakin sengit setelah Aprilia memberi sinyal akan menerapkan strategi team order.
Pabrikan asal Italia itu tengah mempertimbangkan instruksi tim untuk menjaga peluang meraih gelar, terutama setelah hasil impresif di MotoGP Mandalika 2026.
Sinyal tersebut disampaikan Direktur Teknik Aprilia, Fabiano Sterlacchini. Ia mengungkapkan bahwa tim akan mengevaluasi kemungkinan penerapan team order dalam satu atau dua balapan berikutnya.
Langkah ini menjadi perhatian karena dapat memengaruhi persaingan antarpembalap di penghujung musim.
Sebelumnya, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyatakan instruksi tim tidak akan memengaruhi persaingan selama para pembalapnya masih memiliki peluang matematis menjadi juara dunia. Namun, situasi klasemen dan semakin sedikitnya seri tersisa dapat mendorong perubahan strategi.
Empat Pembalap Aprilia Masih Berpeluang Juara Dunia
Aprilia mencatat hasil bersejarah di Mandalika dengan menempatkan empat pembalap di empat posisi teratas. Marco Bezzecchi meraih kemenangan, disusul Raul Fernandez, Jorge Martin, dan Ai Ogura yang memperkuat tim satelit Trackhouse.
Dengan lima putaran tersisa, masih tersedia maksimal 185 poin. Bezzecchi menjadi salah satu pembalap Aprilia dengan posisi paling menjanjikan karena terpaut 46 poin dari puncak klasemen. Sementara itu, Ai Ogura tertinggal 96 poin dan Fernandez berjarak 119 poin.
Situasi tersebut membuat Aprilia perlu menentukan prioritas ketika peluang sebagian pembalap mulai menyempit.




