KITAINDONESIASATU.COM – Pemangkasan anggaran pemerintah pusat, sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, berdampak besar terhadap dana hibah olahraga di Kabupaten Bogor.
KONI Kabupaten Bogor, yang tahun ini menerima hibah sebesar Rp20 miliar, kini menghadapi tantangan dalam mempersiapkan atlet untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV/2026. Proses kualifikasi Porprov yang dijadwalkan mulai tahun ini berpotensi terhambat.
Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Dedi Ade Bachtiar, mengakui kondisi ini. Namun, ia menegaskan bahwa KONI tetap berkomitmen untuk mencapai prestasi meskipun anggaran yang tersedia terbatas.
“Meskipun anggaran lebih kecil, pencapaian prestasi tetap menjadi prioritas kami,” ujar Dedi, yang juga mantan Kepala Bappenda Kabupaten Bogor, pada Kamis (20/2/2025).
Sebagai langkah konkret, KONI mengadakan rapat internal untuk mengevaluasi kembali rencana anggaran. Tujuan dari rapat ini adalah untuk menentukan prioritas kegiatan dan memastikan efisiensi dalam penggunaan dana yang ada.
“Kami akan melakukan perhitungan ulang untuk memastikan program yang paling efektif dalam meningkatkan prestasi atlet,” tambah Dedi.
KONI Kabupaten Bogor berharap dapat menemukan strategi terbaik untuk memaksimalkan sumber daya yang ada dan tetap memenuhi target prestasi pada Porprov yang akan datang. (NICKO/aps)***
