Suryono selaku orang tua Zahra Indarso bersama istri mengatakan tidak menyangka anaknya bisa naik podium di urutan ketiga.
“Karena saya liat trek di balapan sepeda Road Race ini anak saya memang lemah dan ga mungkin bisa menang dalam balapan ini dengan turunan yang begitu tajam. Kalau untuk tanjakan bisa diadu,” kata Suryono.
Pekerjaan Orang tua Zahra Indarso membuka Bengkel Sepeda di Karang Sari Polonia Medan. Bengkel tersebut mengerjakan reparasi sepeda umum bukan sepeda balap.
Zahra Indarso bersama orang tua mempunyai hobi yang sama yaitu bersepeda. Zahra Indarso merupakan anak pertama dari dua bersaudara.
Suryono mengungkapkan baru kali ini Zahra mengikuti PON. Ia berharap ke depan semoga anaknya masih bisa terus bersepeda.
“Insyaallah, kedepannya harus bisa meraih emas untuk provinsi Sumatera Utara, motivasi saya buat Zahra supaya lebih giat berlatih lagi. Apa yang diberi instruksi dari pelatihnya harus diikuti, dijalani dan jangan ego,” kata Suryono.(*)
