Sementara itu, Bastio selaku pelatih Zahra Indarso mengungkapkan bahwa Zahra mulai direkrut dari tim. Pertama dari Klub lalu masuk ke ISSI Provinsi Sumatera Utara.
“Alhamdulillah akhirnya Zahra dapat naik podium meraih prestasi dengan peringkat ketiga di Balapan Sepeda Road Race jarak pendek untuk Sumatera Utara,” kata Bastio.
Prestasi yang sudah didapat Zahra Indarso sebelum masuk di PON XXI sudah banyak. Mulai dari sepeda dayung dan kriterium di Medan. Zahra Indarso baru mendapatkan 2 medali dalam berbagai lomba.
“Alhamdulillah Di dalam kepengurusan yang di pimpin oleh Bapak Akbar Himawan Buchari, beliau dengan kerja keras bisa menuntun prestasi yang baik. Karena kita sudah 30 tahun ini tidak mendapatkan medali di PON dan baru kali ini kita mendapatkan Medali Perunggu di PON XXI,” kata Bastio.
Target selanjutnya untuk pertandingan besok adalah putra dan putri. Namun secara khusus, Bastio mengungkapkan target utamanya adalah putra.
“Mudah mudahan besok bisa meraih emas ataupun perak. Karena kita banyak target lagi setelah balap sepeda ini. Kita juga ada di Sepeda BMX ada 2 yaitu BMX Racing dan BMX Freestyle. Mudah mudahan di perlombaan ini kita bisa meraih medali lagi dan kita akan targetkan 3 medali lagi untuk balap sepeda ISSI Sumut,” Imbuhnya.





