KITAINDONESIASATU.COM – Nama Zidane Iqbal yang bernama lengkap Zidane Aamar Iqbal kembali mencuat setelah menjadi pahlawan kemenangan Timnas Irak atas Indonesia dengan skor tipis 1–0 dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 Minggu, 12 Oktober 2025 dini hari.
Gol tunggalnya di menit ke-67 memastikan Irak meraih tiga poin penting sekaligus menyingkirkan Indonesia dari persaingan di kompetisi menuju Piala Dunia 2026.
Golnya ke gawang Marten Paes di laga melawan Indonesia menjadi simbol kematangan Zidane sebagai pemain muda berusia 22 tahun yang mampu tampil di level tertinggi Asia.
Dengan permainan cerdas dan kontrol bola khas pemain Eropa, ia menjadi jembatan antara gaya Timur Tengah dan teknik modern Eropa
Zidane dikenal sebagai playmaker kreatif dengan sentuhan lembut dan kemampuan membaca permainan luar biasa.
Ia sering beroperasi di belakang striker, mengatur tempo, dan memberikan umpan-umpan terobosan berbahaya.
Selain itu, ia memiliki tendangan kaki kanan presisi tinggi — seperti yang terlihat pada golnya ke gawang Marten Paes, hasil kombinasi teknik dan ketenangan luar biasa.
Zidane Iqbal lahir di Manchester, Inggris, pada 27 April 2003 memiliki darah Irak dari sang ayah dan Pakistan dari sang ibunya.
Sejak kecil, Zidane sudah dikenal sebagai pemain bertalenta yang menonjol di akademi sepak bola Inggris mengingat sang ayah penggemar berat sepakbola.
Bahkan nama Zidane sendiri diberikan karena sang ayah sangat mengidolakan legenda Prancis, Zinedine Zidane — dan kini, sang anak menjelma menjadi pemain yang membawa semangat kreatif serupa di lapangan.
Zidane Iqbal adalah produk asli akademi Manchester United, ia bergabung sejak usia 9 tahun dan menembus tim utama pada Desember 2021, ketika diberi debut oleh pelatih Ralf Rangnick dalam laga Liga Champions melawan Young Boys.
Namun, karena minim kesempatan bermain di tim utama MU, pada Juli 2023, Zidane Iqbal resmi pindah ke FC Utrecht, klub Eredivisie Belanda.
Di sana, ia mendapat menit bermain reguler dan berkembang pesat sebagai gelandang serang yang memiliki visi tajam, teknik halus serta kemampuan menahan bola di bawah tekanan.
Meskipun lahir dan besar di Inggris, Zidane memilih membela Timnas Irak pada level senior.
Keputusan ini ia ambil pada tahun 2022, dan sejak itu menjadi bagian penting dari proyek regenerasi sepak bola Irak.
Berikut fakta menarik dari Zidane IQbal:
Debut di Manchester United saat berusia 18 tahun.
Menjadi pemain keturunan Asia Selatan pertama yang tampil di tim utama MU.
Mahir berbahasa Inggris dan Arab.
Idola masa kecilnya: Zinedine Zidane dan Andrés Iniesta. **
