KITAINDONESIASATU.COM – Rumah Ketua Ormas Pemdua Pancasila (Ketua PP), Japto Soerjosoemarno terkait dugaan pidana korupsi penerimaan gratifikasi digeledeah KPK. Hasil penggeledahan, KPK menyita 11 mobil, uang rupiah, valas, dokumen dan barang bukti elektornik.
Penggeledahan itu terkait dugaan tindak pidana penerimaan gratifikasi oleh mantan Bupati Kutai Kartanegera, Rita Widyasari. Lokasi penggedehan dilakukan di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Berikit profil Japto Soerjosoemarno
Japto Soerjosoemarno bernama lengkap KPK (Kanjeng Pangeran Harya) Japto Soerjosoemarno. Ia lahir di Surakarta, 16 Desember 1949, dan salah satu tokoh Pemuda Pancasila.
Japto merupakan anak Mayor Jenderal (Purn.) Ir. KPH (Kanjeng Pangeran Harya) Soetarjo Soerjosoemarno dan Dolly Zegerius.
Japto bukan orang sembarang, selain ayahnya seorang jenderal, sang ayah juga masih keturunan bangsawan Mangkunegaran sekaligus dikenal sebagai cucu Mangkunegoro V. Sementara ibunya wanita keturunan Belanda, dikenal sebagai atlet di cabang bridge.
Nama Japto dikenal sebagai pemimpin Pemuda Pancasila. Sampai saat ini ia masih memimpin Pemuda Pancasila. Sudah sekitar lebih dari 30 tahun ia memimpin Pemuda Pancasila.
Pertama kali terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila pada tahun 1981. Pada 2019, secara aklamasi ia kembali terpiih sebagai Ketau Pemuda Pancasila.
Japto juga aktif di beberapa organisasi lain, seperti pernah menjadi Wakil Ketua Pengurus Besar Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (PB Perbakin) tahun 2006-2010.
Pada 2011 dan 205, pernah mencalonkan diri sebagai Ketum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indoensia (PSSI), namun keinginannya itu gagal.
Tahun 2023, Japto terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) periode 2023-2027.
Di dunia politik, Japto pernah menjadi bagian Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskanar (Timnas AMIN) di Pilpres 2023. (*)
