Dalam pandangan Romo Benny, kekuasaan itu dibentuk oleh rakyat dan menyatu dengan gagasan kolektif yang membentuknya. Ketika pemimpin melupakan mandatnya yang berasal dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat, terlebih melakukan manipulasi hukum dan kekuasaan, maka sejarah mengajarkan bahwa kekuasaan tersebut akan sirna oleh kekuatan kebenaran.
Olehnya dengan meninggalnya Romo Benny seharusnya perlawanan terhadap hegemoni penguasa yang anti demokrasi itu juga tak boleh berhenti. Mungkin dengan cara itu kita akan bisa melihat Romo Benny tersenyum di alam kuburnya.
Selamat jalan Romo Benny, pejuang gigih yang tak pernah mengenal kata menyerah…(SHE).
05 Oktober 2024.
Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer dan Analis Politik.
