Sosok

Putra Ayumaru Kapolda Termuda

×

Putra Ayumaru Kapolda Termuda

Sebarkan artikel ini
Irjen Pol beserta keluarga ketika masih berpangkat Kombes
Irjen POl Jhonny Edizzon beserta keluarga ketika masih berpangkat Kombes

Sejak 7 Desember 2023, dia mendapat amanah dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) untuk meneggakan hokum dan memberi rasa aman dan nyaman kepada warga Papua Barat.

Banyak yang berdecak kagum dengan prestasi pria yang lahir di Jayapura, 7 Juni 1975.

Selepas SMA Taruna Nusantara dan masuk di Akdemi kepolisian (Akpol) hingga menjadi perwira muda, putra daerah Papua Barat Daya dari Ayamaru, Maybrat ini, menyandang penghargaa Adhi Makayasa tahun 1996.

Dia adalah Irjen Pol Jhonny Eddizon Isir SIK MTCP. Sebelum menyandang bintang dua dipundaknya, Jhonny kenyang menduduki jabatan prestise di Polri. Yakni menjadi Kolrestabes Medan (Polda Sumatera Utara) dan Kapolrestabes Surabaya (Polda jawa Timur) hingga menjadi Ajudan Presiden RI Joko Widodo.

Sebagai pejabat publik, wajib hukumnya bagi Johnny Eddizon Isir untuk melaporkan harta kekayaannya kepada negara. Laporan tersebut bisa diakses di elhkpn.kpk.go.id. Dikutip dari laman LHKPN, tak banyak harta kekayaan yang dilaporkan oleh Johnny. Terakhir ia melaporkan harta kekayaan pada 22 Februari 2022.

Dalam laporan tersebut, total harta kekayaan Johnny yaitu Rp 7.062.530.724. Harta tersebut diklasifikasikan menjadi harta tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas dan setara kas, dan harta lainnya.

Johnny dilaporkan memiliki tanah di Surabaya seluas 128 m2 dengan valuasi mencapai Rp 2,5 miliar. Ia juga memiliki tanah dan bangunan di Jakarta Selatan seluas 185 meter persegi dengan nilai Rp 2 miliar. Johnny juga memiliki mobil Toyota Fortuner dengan garga taksiran Rp 400 juta. Selain itu, suami Astrid Alice Pareraini juga memiliki harta bergerak senilai Rp 60 juta, kas dan setara kas Rp 2 miliar.

Terkait dengan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak, Jhonny mengimbau masayarakat Papua Barat tetap menjaga persatuan dan kesatuan, kendati pilihan saat Pilkada nanti berbeda. “Kalau ada mantan anak buah saya di Polresta Manokwari pasti tahu waktu kita mengamankan pilkada Serentak pada 2015 terkait anggaran, terkait cipta kondisi di tahap pertama atau pra, harapannya adalah untuk mendukung masyarakat memilih pilihannya antar sikap dan pilihan yang berbeda, namun ini bukan sesuatu pemicu konflik yang berdampak pada jatuhnya korban, luka atau meninggal,” ungkap  ayah dari Victoria Hermione Isir dan Velove Malikha Isir ini.
Jhonny mengingatkan, apa yang ia sampaikan butuh komitmen dari semua. Komitmen adalah janji hati yang butuh keseriusan. Artinya, personel Polda tidak main-main dan butuh kesungguhan.
“Tolong diingat, Pilkada serentak 2024 memberi tantangan tidak tersendiri bagi Polda Papua Barat, tapi bagi Polri, karena berbeda pada Pilkada tahun-tahun sebelumnya yang sifatnya masih parsial,” ungkapnya dalam amanah pada Apel Operasi Mantab Praja 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *