KITAINDONESIASATU.COM – Dalam sejarah panjang politik Indonesia, nama Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi tercatat sebagai salah satu tokoh penting. Ia tidak hanya dikenal sebagai cucu Proklamator Bung Karno dan putri Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, tetapi juga sebagai perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI.
Karier politiknya yang cemerlang membuat Puan menjadi salah satu figur paling berpengaruh di Indonesia saat ini.
Biodata Singkat Puan Maharani
- Nama Lengkap: Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi
- Tempat, Tanggal Lahir: Jakarta, 6 September 1973
- Orang Tua: Megawati Soekarnoputri & Taufiq Kiemas
- Kakek: Ir. Soekarno (Presiden pertama RI)
- Pendidikan: S1 Komunikasi Massa, Universitas Indonesia (1997)
- Jabatan Saat Ini: Ketua DPR RI periode 2019–2024, terpilih kembali untuk 2024–2029
- Suami: Hapsoro “Happy” Sukmonohadi
- Anak: Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari & Praba Diwangkata Caraka Putra Soma
Latar Belakang Keluarga
Lahir dari keluarga besar politisi, darah politik memang sudah mengalir dalam diri Puan Maharani sejak kecil. Ibunya, Megawati, merupakan Presiden perempuan pertama Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan. Sedangkan ayahnya, Taufiq Kiemas, pernah menjabat sebagai Ketua MPR RI.
Sebagai cucu Bung Karno, Puan tumbuh dalam lingkungan yang sarat nilai perjuangan, kebangsaan, dan nasionalisme. Hal inilah yang kemudian membentuk karakter politiknya yang tegas namun tetap mengedepankan nilai kekeluargaan.
Riwayat Pendidikan
Puan mengenyam pendidikan dasar hingga SMA di Jakarta. Setelah itu, ia melanjutkan kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia dengan mengambil jurusan Komunikasi Massa. Ia lulus pada tahun 1997 dengan gelar Sarjana Sosial.
Di kemudian hari, Puan juga memperoleh gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Diponegoro pada tahun 2020 sebagai bentuk pengakuan atas kiprahnya di bidang politik dan kebijakan publik.
Karier Politik Puan Maharani Ketua DPR
Puan pertama kali terjun ke dunia politik secara resmi pada Pemilu 2009. Ia maju sebagai calon legislatif dari daerah pemilihan Jawa Tengah V dan berhasil lolos ke Senayan. Sejak saat itu, karier politiknya terus menanjak.
Pada periode 2012–2014, Puan dipercaya menjadi Ketua Fraksi PDI-P DPR RI, sebuah posisi strategis yang semakin memperkuat pengaruhnya di parlemen.
Pada tahun 2014, Presiden Joko Widodo menunjuk Puan sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). Dengan posisi tersebut, ia tercatat sebagai perempuan pertama sekaligus yang termuda yang pernah menduduki jabatan Menko dalam sejarah Indonesia.
Di kementerian ini, Puan banyak berperan dalam program Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan program kesejahteraan masyarakat lainnya.
Puncak karier politik Puan terjadi pada 1 Oktober 2019, ketika ia resmi dilantik sebagai Ketua DPR RI. Sejarah pun mencatat, Puan adalah perempuan pertama yang berhasil menduduki jabatan tertinggi di lembaga legislatif Indonesia.
Keberhasilan ini tidak berhenti sampai di situ. Pada Oktober 2024, Puan kembali terpilih menjadi Ketua DPR RI periode 2024–2029, menjadikannya satu-satunya perempuan yang memimpin DPR dua periode berturut-turut.
Kehidupan Pribadi
Di balik kesibukannya sebagai politisi, Puan tetap dikenal sebagai sosok ibu dan istri yang hangat. Ia menikah dengan Hapsoro Sukmonohadi, seorang pengusaha di bidang energi, properti, dan perhotelan. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua anak:
Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari (Pinka) – yang kini mengikuti jejak ibunya sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029.
Praba Diwangkata Caraka Putra Soma.
