KITAINDONESIASATU.COM – Bursa pemilihan Rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mulai memasuki tahapan dinamis. Sejumlah guru besar telah mengembalikan berkas pendaftaran, salah satunya Prof. Dr. Moch Chotib, S.Ag., M.M., CPE.
Prof Chotib merupakan satu dari 30 guru besar yang dimiliki UIN KHAS Jember. Ia memiliki pengalaman panjang di lingkungan Perguruan Tinggi Keislaman Negeri (PTKIN), termasuk menduduki sejumlah jabatan strategis di kampus.
Rekam Jejak Prof Chotib di UIN KHAS Jember
Ada sejumlah posisi penting yang pernah diemban Prof Chotib selama berkarier di UIN KHAS Jember.
- Ketua P3M STAIN Jember, posisi yang menjadi bagian dari perjalanan awalnya dalam pengembangan kelembagaan dan akademik.
- Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), dengan tanggung jawab mengelola fakultas serta pengembangan pendidikan di bidang ekonomi dan bisnis Islam.
- Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, yang memberinya pengalaman dalam pengelolaan administrasi dan tata kelola perguruan tinggi.
- Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, jabatan yang memperkuat pengalamannya dalam pengelolaan pendidikan tinggi tingkat lanjut.
Pada 2023, Prof Chotib dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Manajemen Zakat dan Wakaf. Karier akademiknya juga tidak terlepas dari latar pendidikan pesantren, di antaranya Pesantren Ash-Shiddiqi Putra, Riyadus Sholihin, dan Al-Qodiri Jember.
Prof Chotib menilai tradisi pesantren menjadi bagian penting dari identitas UIN KHAS Jember. Ia juga melihat perpaduan tradisi keislaman dan pendidikan tinggi sebagai modal dalam membentuk lulusan berintegritas.




