Setelah lulus kuliah, pria kelahiran 10 Maret 1980 ini sempat tinggal di Kantor DPW PKS Sumut, dan memutuskan untuk bekerja kemudian membuka bisnis konveksi.
Meski mengalami pasang surut ia menikmatinya sambil mengabdikan diri di jalan dakwah bersama koleganya di Partai Keadilan Sejahtera yang pada akhirnya mengantarkannya menjadi seorang Anggota DPRD kota Medan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) priodesasi 2024 – 2029, dan baru dilantik beberapa waktu lalu.
“Jadi anggota dewan ini saya jadikan sebagai ladang dakwah, inilah pesan guru-guru kami, dengan melayani masyarakat dan membina kehidupan bermasyarakat yang lebih baik, ” katanya.
Dalam mengemban amanah ini, ia berharap do’a dan dukungan dari masyarakat dan juga berharap amanah jabatan ini bisa menjadi investasi kebaikan untuk bekal di akhirat.
“Sebagai seorang muslim tentunya saya berharap do’a dan dukungan. Saya sangat berharap jabatan menjadi kebaikan yang akan menjadi investasi di akhirat nanti, ” harapnya.
Kepada generasi muda ia juga mengharapkan untuk terus berjuang dan pantas menyerah.
“Saya kira ini motivasi untuk semua terutama generasi muda. Bahwa perbedaan dan keterbatasan fasilitas tidak menjadi ukuran seseorang menjadi sukses. Tapi kuncinya tekad harus kuat. Sebanyak apapun fasilitas yang didapatkan, kalau tak ada tekad bisa terlena dan hancur. Kadang kita menyaksikan mereka yang dilengkapi fasilitas terlena dengan narkoba, dan pergaulan bebas, ” pungkasnya. (Lilik)***
