Sosok

Muhammad Mardiono Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum PPP 2025-2030, Ini Profil Lengkapnya

×

Muhammad Mardiono Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum PPP 2025-2030, Ini Profil Lengkapnya

Sebarkan artikel ini
Muhammad Mardiono Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum PPP 2025-2030, Ini Profil Lengkapnya
Muhammad Mardiono Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Umum PPP 2025-2030, Ini Profil Lengkapnya

KITAINDONESIASATU.COM – Berikut ini profil dari Muhammad Mardiono yang terpilih jadi ketua Umum PPP 2025-2030 melalui jalur aklamasi. 

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi menetapkan Muhammad Mardiono sebagai Ketua Umum periode 2025–2030. 

Penetapan ini dilakukan melalui jalur aklamasi dalam Muktamar ke-10 PPP yang berlangsung di Ancol, Jakarta, Sabtu 27 September 2025. 

Menurut KBBI, aklamasi adalah cara menyatakan persetujuan tanpa pemungutan suara, biasanya dengan tepuk tangan, sorakan, atau ungkapan serentak. 

Dalam politik, hal ini berarti seseorang ditetapkan terpilih karena semua peserta sepakat mendukungnya.

Profil Muhammad Mardiono

Mardiono, lahir di Yogyakarta pada 11 Juli 1957, bukan sosok baru dalam tubuh PPP. Ia pernah menjabat Ketua DPW PPP Banten dan kemudian menjadi Wakil Ketua Umum di era Muhammad Romahurmuziy. 

Pada Muktamar IX PPP di Makassar (2020), Mardiono sempat berniat maju sebagai calon ketum, namun akhirnya mengurungkan niat sehingga Suharso Monoarfa terpilih secara aklamasi.

Selain aktif di politik, Mardiono juga dikenal sebagai pengusaha sukses. Ia membawahi berbagai perusahaan besar seperti BCS Group, PT Cipta Niaga Internasional, PT Serang Asri Hotel, PT Bahari Caraka Sarana, PT Albantani Cipta Niaga, dan PT Walle Jasa Pratama. Di sektor keuangan, ia tercatat memiliki andil di PT BPRS Muamalah Cilegon, serta mengelola kawasan industri dan SPBU di Cilegon. 

Bahkan, ia mendirikan PT Amanah Perkasa Nusantara yang bergerak di bidang pengadaan perlengkapan militer.

Karier organisasinya pun cemerlang. Ia menjabat Ketua Kadin Banten (2002–2007), lalu dua periode sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Kadin (2007–2012 dan 2012–2017). Berdasarkan laporan LHKPN Maret 2022, total kekayaan Mardiono mencapai Rp 1,27 triliun.

Dalam pemerintahan, Mardiono dipercaya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di era Presiden Joko Widodo. 

Sementara di era Presiden Prabowo Subianto, ia mendapat mandat baru sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan.

Mardiono menikah dengan Etty Triwi Kusumaningsih dan dikaruniai dua anak, yakni Fajar Hadi Prabowo dan Dian Pratiwi. 

Selain itu, beberapa laporan menyebut nama Ida Rahmah sebagai istri lain, namun kabar tersebut belum terkonfirmasi secara resmi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *