Pada tahun 1973, ia membintangi Lady Snowblood yang disutradarai oleh Toshiya Fujita dan didistribusikan oleh Toho, sebuah film balas dendam yang berlatar di Jepang akhir tahun 1800-an berdasarkan manga dengan nama yang sama, di mana ia berperan sebagai pembunuh bayaran yang mematikan bernama Yuki. Banyak kritikus menganggap ini sebagai perannya yang paling terkenal bahkan di luar Jepang, dan kemudian menginspirasi media lain termasuk film Kill Bill karya Quentin Tarantino.
Jika sebelumnya ia sering terlibat kejar-kejaran dengan menggunakan sepeda motor untuk menemukan musuh atau sekedar bertahan hidup dari kejaran para gangster, maka di Lady Snowblood peran Meiko terbalik 180 derajat. Ia tidak lagi berpakaian serba hitam atau kebut-kebutan menggunakan sepeda motor di jalanan. Disini Ia tampil anggun dengan balutan kimono berwarna putih dengan payung ungu, berjalan kaki melenggak-lenggok untuk memburu jiwa-jiwa yang penuh dosa. Kimono seputih salju yang membalut tubuhnya dimaksudkan agar darah-darah yang ditumpahkan bisa terlihat jelas.
Setahun kemudian, ia mengulangi perannya sebagai Yuki dalam sekuelnya, Lady Snowblood 2: Love Song of Vengeance pada tahun 1974. Ia kemudian muncul dalam beberapa film Kinji Fukasaku, seperti Yakuza Graveyard pada tahun 1976 dan pada tahun 1978 membintangi Sonezaki Shinjū, di mana ia mendapatkan nominasi untuk Aktris Terbaik di lima acara penghargaan yang berbeda dan memenangkan empat di antaranya.
Pada akhir tahun 1970-an, Meiko Kaji meninggalkan peran film utama setelah bekerja secara berlebihan di tengah jadwal produksi yang begitu padat dan pembayaran yang kurang. Namun sesekali ia tetap mengambil peran film pada tahun 1980-an dan 2010-an, terakhir dalam film Under the Open Sky pada tahun 2020.
Selain film, Meiko juga mengambil peran dalam drama televisi sejak tahun 1980-an. Salah satunya, Ia pernah memerankan informan Omasa dalam drama televisi Onihei Hankachō, versi Shochiku – Fuji Television pada tahun 1989 yang juga dibintangi oleh aktor kabuki, Nakamura Kichiemon II. Pada tahun 2022, ia muncul dalam serial antologi Amazon Prime Video 2022 Modern Love Tokyo untuk episode “Nursing My Son, and Some Grievances”.
Sepanjang jalan kariernya, Meiko banyak menerima tawaran akting dari studio film di luar Jepang, termasuk dari Hollywood, tetapi ia menolak karena merasa ia tidak akan memberikan penampilan yang baik diluar Bahasa Jepang.

