KITAINDONESIASATU.COM – Lee Kang-in, gelandang asal Korea Selatan yang lahir pada 19 Februari 2001 di Incheon, kini membela Paris Saint-Germain (PSG) dan tim nasional Korea Selatan.
Lee dikenal sebagai salah satu talenta sepak bola Asia yang menonjol di Eropa. Perjalanan kariernya dimulai sejak kecil, ketika dia bergabung dengan tim lokal Incheon United pada usia enam tahun, dan pada usia 10 tahun, ia pindah ke Spanyol untuk bergabung dengan akademi Valencia.
Debut Lee di tim utama Valencia pada 2018 menjadikannya pemain Asia pertama yang bermain di La Liga untuk klub tersebut.
Setelah meninggalkan Valencia, Lee memperkuat Mallorca sebelum bergabung dengan PSG pada tahun 2023, semakin mengukuhkan namanya di Eropa.
BACA JUGA : PROFIL Kapolres Boyolali AKBP Muhammad Yoga Buana yang Meninggal Dunia Usai Kecelakaan
Di tingkat internasional, Lee bersinar dengan membawa Korea Selatan mencapai final Piala Dunia U-20 2019 dan bermain di Piala Dunia 2022.
Namun, Lee terlibat dalam perselisihan dengan rekan satu timnya, Son Heung-min, saat Piala Asia 2023.
Keduanya terlibat dalam ketegangan setelah Lee dan beberapa pemain muda menyelesaikan makan lebih awal untuk bermain tenis meja, yang dianggap tidak menghormati waktu kebersamaan tim.
Perselisihan ini berujung pada ketegangan fisik, meskipun perwakilan Lee membantah adanya pemukulan.
Son kemudian meminta maaf secara publik atas insiden tersebut dan meminta penggemar untuk memaafkan Lee
