KITAINDONESIASATU.COM – Kabar duka menyelimuti dunia olahraga dan politik Tanah Air. Mayjen Purn. I Gusti Kompyang (IGK) Manila, tokoh olahraga yang juga dikenal sebagai mantan manajer Timnas Indonesia, meninggal dunia pada Senin (18/8/2025) di Jakarta. Almarhum menghembuskan napas terakhirnya di usia 83 tahun.
Sebagai tokoh olahraga, IGK Manila memiliki rekam jejak gemilang, terutama di kancah sepak bola. Ia adalah manajer tim nasional Indonesia yang berhasil meraih medali emas SEA Games 1991. Prestasi ini menjadi momen bersejarah karena mengakhiri puasa gelar sepak bola Indonesia di ajang tersebut selama 14 tahun.
Selain itu, kontribusinya juga terasa di level klub. IGK Manila pernah menjadi manajer Persija Jakarta dan membawa tim berjuluk Macan Kemayoran itu meraih gelar juara Liga Indonesia pada tahun 2001. Di dunia wushu, ia juga dikenal sebagai “Bapak Wushu Indonesia” atas dedikasinya memajukan olahraga tersebut.
Belakangan, IGK Manila aktif di dunia politik dan menjabat sebagai Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan seluruh insan olahraga Indonesia. Jenazah rencananya akan disemayamkan di Aula ABN untuk memberikan kesempatan bagi keluarga dan kolega memberikan penghormatan terakhir.
Sebalumnya, mantan manajer Timnas Indonesia, IGK Manila, meninggal dunia pada usia 83 tahun. Ia lahir di Singaraja, Bali, pada 8 Juli 1942. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia olahraga, terutama sepak bola dan wushu, yang telah ia dedikasikan.




