KITAINDONESIASATU.COM – Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2 Garut, Abdusy Syakur Amin-Luthfianisa Putri Karlina, unggul telak di Pilkada serentak. Keduanya mengalahkan calon petahana Helmi Budiman-Yudi Nugraha, dan bahkan hanya kalah satu kecamatan dari 42 kecamatan yang ada di Garut.
Kesuksesan pasangan ini pun diduga kuat berasal dari kehadiran drg. Luthfianisa Putri Karlina. Pasalnya, sosok dibelakang wanita berusia 31 tahun merupakan pejabat penting yang ada di tanah air. Di mana sang ayah merupakan jenderal polisi berbintang dua yang kerap tampil dalam setiap kesempatan.
Adalah Irjen Karyoto yang merupakan Kapolda Metro Jaya dinilai menjadi sosok keberhasilan wanita yang biasa disapa Putri. Rekam jejaknya yang juga pernah menjabat sebagai Deputi Penindakan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap anggota polisi yang bersih dari korupsi.
Sebelum mendaftarkan diri menjadi calon wakil bupati Garut, Putri sebelumnya berjuang mencari perahu politiknya. Akhirnya beberapa partai seperti Gerindra hingga NasDem mendorongnya untuk melangkah lebih jauh di Pilkada Kabupaten Garut 2024.
Dipercaya untuk mendampingi Abdusy Syakur Amin, Putri Karlina langsung gencar melakukan konsolidasi dan bergerak menemui masyarakat. Dokter gigi ini pun menyiapkan berbagai program yang sedang dikemas. Seperti “Susur Gang Bareng Besti dan program yang baru adalah adalah “Susur Sejarah Bareng Besti” Dari Utara Menuju Garut Hebat.
Putri Karlina meskipun ada sosok ayah yang memiliki nama besar seperti saat ini yang tengah menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, terus berjuang secara mandiri dalam melakukan konsolidasi dan sosialisasi serta bergerak menemui masyarakat di Kabupaten Garut.
