KITAINDONESIASATU.COM – Selepas kuliah, pria yang lahir di Makassar, 30 Januari 1964 lalu ini berprofesi sebagai Dosen Jurusan Arsitektur di Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Makassar, yang merupakan almamaternya.
Aktivitasnya sebagai dosen membawanya akrab di dunia arsitek dan tata kota. Sejumlah karya arsitektur ia hasilkan.
Diantara karyanya yakni Masjid Apung Amirul Mukminin dan revitalisasi Pantai Losari Kota Makassar, Kantor Gubernur Gorontalo, Ambon Waterfront City, dan Wisma Negara di Centre Point of Indonesia.
Sebagai arsitek dan konsultan tata kota, Danny sapaan akrab dari Muhammad Ramdhan Pomanto ini, kerap bersentuhan dengan pemerintahan dan politik.
Ia pun mulai merambah dunia politik dengan memberanikan diri untuk maju sebagai bakal calon Gubernur Gorontalo pada Pilkada 2011, namun tak ada perahu yang mengantarkannya menuju pertarungan itu.
Lalu kesempatan lain datang, saat itu Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ilham Arif Sirajuddin yang juga merupakan Wali Kota Makassar, memasangkannya dengan Syamsu Rizal, dosen dan juga aktivis yang bergabung dalam Partai Bulan Bintang.
Danny – Ical, pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar ini pun memenangkan Pilwali 2013 dengan suara terbanyak.
Periode pertama pun dilaluinya dengan lancar meski harus berpisah dengan Deng Ical saat maju untuk memenangkan periode keduanya.
