KITAINDONESIASATU.COM – Meski banyak tantangan dalam menggeluti profesi yang didominasi pria, Aura Rahmi Ramadana tetap semangat mengejar mimpinya untuk menjadi masinis.
Bagi Aura, menjadi masinis bukan hanya pekerjaan, tetapi juga sebuah bentuk pelayanan kepada masyarakat yang memberi makna dalam hidupnya.
Aura memulai perjalanannya berkarier di dunia perkeretaapian setelah PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberi kesempatan kepada perempuan Indonesia untuk menekuni profesi tersebut.
Aura, yang berasal dari Baturaja, Sumatera Selatan, mengungkapkan bahwa proses untuk menjadi masinis tidak mudah. Ia harus melalui seleksi administrasi, tes kesehatan, tes psikologi, dan wawancara.
Setelah diterima, ia mengikuti pelatihan intensif yang mencakup teori dan praktik langsung, termasuk pelatihan di Malaysia untuk mempelajari pengoperasian kereta.
Di Indonesia, ia mengikuti pelatihan di berbagai tempat, seperti Balai Pelatihan Teknik Perkeretaapian Bekasi, LRT Sumatera Selatan, dan Prasana Malaysia Berhad.
Setelah berhasil lulus dari pelatihan dan ujian sertifikasi, Aura diangkat menjadi masinis muda pada 2023 dan mendapatkan sertifikat Awak Sarana Perkeretaapian Otomatis yang berlaku hingga 2027.
Saat ini, Aura bertugas sebagai masinis kereta listrik LRT Jabodebek dengan teknologi otomatis (driverless), meskipun masinis tetap memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan.
Aura juga berfokus pada pengembangan teknologi dalam transportasi publik, khususnya perkeretaapian.
Ia bertekad untuk menguasai sistem kereta otomatis guna meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam sektor tersebut.
Aura berharap bisa berkontribusi dalam pengembangan moda transportasi canggih di masa depan dan menginspirasi generasi muda, terutama perempuan, untuk bergabung di dunia transportasi publik.
Aura berpesan kepada perempuan untuk tidak takut bermimpi besar, bahkan jika impian tersebut dianggap tidak biasa bagi perempuan.
Keberhasilannya membuktikan bahwa perempuan juga bisa berperan besar dalam kemajuan dunia transportasi.
Menurut Aura, kunci kesuksesannya adalah keyakinan diri, kegigihan belajar, dan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa.
Melalui kariernya sebagai masinis, Aura merasa dapat memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat dengan mengantarkan penumpang ke tujuan mereka dengan aman dan tepat waktu.- ***






