Opini Kita

Sainstisasi Tradisi Serasan Sekundang: Bagaimana Wujudnya?

×

Sainstisasi Tradisi Serasan Sekundang: Bagaimana Wujudnya?

Sebarkan artikel ini
SYAWAL
Dr. M.Syawaludin.

Sainstisasi tradisi berarti menjadikan tradisi sebagai objek ilmiah yang dapat dikaji secara sistematis, rasional, dan kontekstual. Nilai-nilai Serasan Sekundang dapat dianalisis melalui pendekatan sosiologis, antropologis, teologis, maupun pendidikan karakter. Proses ini tidak menghilangkan nilai tradisional, justru mengangkatnya menjadi sumber pengetahuan yang hidup dan kontributif dalam menjawab tantangan masyarakat modern..

Tradisi seperti Serasan Sekundang adalah bagian dari pengetahuan sosial yang terbentuk dalam interaksi, diwariskan secara kultural, dan dijalani sebagai sesuatu yang taken for granted. Dengan kata lain, Serasan Sekundang merupakan struktur makna kolektif masyarakat Muara Enim yang membentuk cara pandang mereka terhadap dunia, kehidupan, dan hubungan antar manusia.

Dalam perspektif Schutz, melakukan sainstisasi terhadap tradisi ini adalah proses penting untuk mengangkat pengetahuan yang tersembunyi dalam praktik sehari-hari ke dalam ruang akademik dan ilmiah.

Dengan demikian, falsafah Serasan Sekundang bukanlah sekadar warisan masa lalu, melainkan warisan hidup yang terus menata masa kini dan memberi arah bagi masa depan. Ia adalah narasi kultural yang menyatukan sosial, politik, agama, dan ilmu pengetahuan dalam satu tubuh nilai yang utuh.

Oleh karena itu, kajian mendalam terhadap tradisi ini bukan hanya penting untuk pelestarian budaya, tetapi juga untuk memperkaya khazanah ilmu pengetahuan dan memperkuat fondasi kehidupan bermasyarakat yang lebih berkeadaban dan kontekstual

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *