Opini Kita

Pengantar Buku Puisi Esai Isbedy Stiawan Z. S.: Elegi Galian Tambang

×

Pengantar Buku Puisi Esai Isbedy Stiawan Z. S.: Elegi Galian Tambang

Sebarkan artikel ini
buku

Pertambangan modern juga menciptakan lapangan kerja dan infrastruktur yang menopang ekonomi lokal. Dengan regulasi yang ketat dan kolaborasi dengan pemerintah, perusahaan tambang mampu menyeimbangkan kebutuhan pembangunan dan pelestarian lingkungan.

Dengan langkah-langkah proaktif, pertambangan dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekonomi dan tanggung jawab ekologis, membuktikan bahwa industri ini mampu menjadi bagian dari solusi, bukan masalah.

Tapi tentu saja, mayoritas dunia tambang saat ini masih dengan wajah tradisionalnya, yang merusak lingkungan.

Untuk tambang yang masih gelap itu, melalui  kata-kata, para penyair ini telah membuka mata dunia, mengingatkan kita bahwa eksploitasi tambang tidak hanya menggali kekayaan, tetapi juga menggali luka yang dalam di tubuh bumi dan manusia.

Baca Juga  Lambannya Penetapan Cagar Budaya Kota Palembang

“Ketika bumi retak dan angin menangis, penyair hanya punya kata-kata untuk menganyam protes. Dari sajak-sajak itu, dunia belajar: luka pada tanah adalah luka pada kemanusiaan.”**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *