KITAINDONESIASATU.COM – Gas Elpiji 3 kg saat ini sedang langka dan diburu para ibu rumah tangga, kelangkaan ini terjadi di beberapa daerah Indonesia.
Langkanya gas melon ini merupakan kebijakan baru pemerintah untuk menghindari adanya gas-gas yang dibeli tak sesuai sasaran dan menghindari adanya gas oplosan yang masih terjadi.
Untuk membeli gas melon atau gas LPG 3 kg ini masyarakat diharuskan membelinya langsung ke pangkalan gas LPG 3 kg tak bisa membelinya di pengecer.
Masyarakat bisa membeli dengan melaukan pendaftaran di aplikasi ataupun bisa juga dengan menunjukan NIK di KTP.
Akibanya banyak warga yang memburu gas LPG 3 kg hingga kepengecer dan membuat warga harus mengantri hingga hujan-hujanan yang beredar di media sosial.
Video warga hujan-hujanan mengantre gas LPG 3 kg tersebut diunggah oleh akun TikTok @mimi.risoles.
Dalam video yang disebut terjadi di Aceh Tenggara tersebut memperlihatkan para warga yang mengantre gas LPG 3 kg sambil hujan-hujanan.
Masyarakat rela kehujanan dengan menenteng gas yang kosong, didepannya juga terlihat ada truk gas LPG degang tabung gas penuh yang ada di bagian depan warga.
- Kemnaker Buka InaSkills 2026, Siapkan SDM Unggul ke Kancah Internasional
- Kemnaker Verifikasi Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober
- Perubahan Arema FC dari Pelatih Andre Caldas: Setiap pemain Memiliki Kesempatan Turun ke Lapangan
- Kemnaker, Pengusaha, Serikat Pekerja dan ILO Teken Deklarasi Pekerjaan Layak 2026–2030
- BMKG: Sembilan Provinsi Berpotensi Hujan pada Kamis 29 Oktober 2026
Para ibu rumah tangga memang sangat risau jika gas LPG 3kg ini langka karena mereka biasa memasak dengan menggunakan gas melon.
Dan fakta baru juga terkuak kalau harga yang dijual di pangkalan lebih murah daripada harga jual gas yang ada di pengecer.
Tentu jika memang pemerintah memperhatikan hal ini akan menjadi hal baik juga bagi masyarakat karena harga dari gas LPG 3kg juga akan diturunkan nantinya.
Meskipun warga harus berjuang dulu mengarungi derasnya hujan demi sebuah gas LPG 3kg.





