News

Viral ! Lomba Panjat Pinang Makan Korban Jiwa, Seorang Pria Dinyatakan Meninggal Dunia

×

Viral ! Lomba Panjat Pinang Makan Korban Jiwa, Seorang Pria Dinyatakan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Tangkapan Layar Video Viral
Tangkapan Layar Video Viral

Beredar sebuat video yang memperlihatkan para pria yang sedang berusaha berkerja sama untuk berlomba panjat pinang, tetapi terjadi hal yang diluar duagaan.

Beberapa pria terlihat sedang bekerja sama, bahu membahu untuk mencapai pucuk dan mendapatkan hadiah.

Namun dalam video berdurasi 34 detik itu terjadi hal yang sangat tidak diinginkan.

Terjatuh dalam memanjat memang sudah biasa dalam lomba ini, akan tetapi ada peserta yang terjatuh dengan posisi yang tidak bagus.

Seorang pria yang berada di bawah tertimpa oleh peserta lain yang ada di atasnya, nahas peserta lain tersebut terjatuh tepat di bagian kepala sang pria yang ada di bawahnya.

Baca Juga  Apa itu Ular Tangga Pink yang Viral di TikTok? Permainan Khusus Pasutri yang bikin Heboh

Alhasil pria tersebut terlihat langsung tak sadarkan diri dan digotong keluar dari perlombaan oleh beberapa warga.

Diketahui kejadian ini terjadi di Desa Terlaya, Kecamatan Bantarkawung, Bresbes dan seorang pria yang meninggal bernama Mulyono. Kapolsek Bantarkawung, AKP Lukas Subekti, membenarkan peristiwa itu. Lomba panjat pinang itu, kata Lukas berlangsung pada Jumat (16/8/2024) sore.

Setelah terjatuh, Mulyono langsung dibawa ke tukang urut, namun karena kondisi korban luka cukup serius kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Alam Medica Bumiayu, sekitar pukul 19.00 WIB. Mulyono pun sempat dirawat selama satu hari.

Sayangnya, Mulyono dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (17/8/2025), pukul 13.00 WIB. Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan.

“Korban jatuh saat memanjat. Di atas korban ada rekannya, jatuh dan menimpa kepalanya. Sempat dibawa ke rumah sakit tapi akhirnya meninggal dunia,” ujar Lukas.

Lukas menambahkan, kegiatan panjat pinang ini dilakukan secara spontanitas oleh warga tanpa adanya kepanitiaan resmi. Meskipun demikian, Lukas menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam setiap kegiatan lomba tradisional.

Baca Juga  Rusia Diam-Diam Produksi Massal Bunker Antibom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *