Beredar sebuat video yang memperlihatkan para pria yang sedang berusaha berkerja sama untuk berlomba panjat pinang, tetapi terjadi hal yang diluar duagaan.
Beberapa pria terlihat sedang bekerja sama, bahu membahu untuk mencapai pucuk dan mendapatkan hadiah.
Namun dalam video berdurasi 34 detik itu terjadi hal yang sangat tidak diinginkan.
Terjatuh dalam memanjat memang sudah biasa dalam lomba ini, akan tetapi ada peserta yang terjatuh dengan posisi yang tidak bagus.
Seorang pria yang berada di bawah tertimpa oleh peserta lain yang ada di atasnya, nahas peserta lain tersebut terjatuh tepat di bagian kepala sang pria yang ada di bawahnya.
Alhasil pria tersebut terlihat langsung tak sadarkan diri dan digotong keluar dari perlombaan oleh beberapa warga.
- Skema Pembiayaan KUR, Primkoppol dan CSR Polda Jabar jadi Acuan Program Ketahanan Nasional
- Arema FC Menghadapi Laga Berat di Banten International Stadium Melawan Persita Tangerang
- Copet Beraksi di TransJakarta Koridor 1! Wanita Kehilangan iPhone 17 Pro Max Belasan Juta!
- Program Prabowo Bergerak, Jembatan Baru di Bogor Selatan Jadi Harapan Warga
- DPRD DKI Bentuk Pansus, Janji Bongkar Masalah Sampah Jakarta
Diketahui kejadian ini terjadi di Desa Terlaya, Kecamatan Bantarkawung, Bresbes dan seorang pria yang meninggal bernama Mulyono. Kapolsek Bantarkawung, AKP Lukas Subekti, membenarkan peristiwa itu. Lomba panjat pinang itu, kata Lukas berlangsung pada Jumat (16/8/2024) sore.
Setelah terjatuh, Mulyono langsung dibawa ke tukang urut, namun karena kondisi korban luka cukup serius kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Alam Medica Bumiayu, sekitar pukul 19.00 WIB. Mulyono pun sempat dirawat selama satu hari.
Sayangnya, Mulyono dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (17/8/2025), pukul 13.00 WIB. Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan.
“Korban jatuh saat memanjat. Di atas korban ada rekannya, jatuh dan menimpa kepalanya. Sempat dibawa ke rumah sakit tapi akhirnya meninggal dunia,” ujar Lukas.
Lukas menambahkan, kegiatan panjat pinang ini dilakukan secara spontanitas oleh warga tanpa adanya kepanitiaan resmi. Meskipun demikian, Lukas menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam setiap kegiatan lomba tradisional.
- Skema Pembiayaan KUR, Primkoppol dan CSR Polda Jabar jadi Acuan Program Ketahanan Nasional
- Arema FC Menghadapi Laga Berat di Banten International Stadium Melawan Persita Tangerang
- Copet Beraksi di TransJakarta Koridor 1! Wanita Kehilangan iPhone 17 Pro Max Belasan Juta!
- Program Prabowo Bergerak, Jembatan Baru di Bogor Selatan Jadi Harapan Warga
- DPRD DKI Bentuk Pansus, Janji Bongkar Masalah Sampah Jakarta


