KITAINDONESIASATU.COM– Dalam upaya menjaga keamanan dan kenyamanan warga, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, melakukan penyisiran di jalan raya dan angkutan umum (angkot) yang melintas di Kota Bogor.
Tindakan tersebut bertujuan untuk menghilangkan aksi premanisme dan mengurangi keberadaan pengamen di area publik.
Aksi ini menjadi perhatian publik setelah video kegiatan Jenal Mutaqin beredar viral di media sosial. Dalam video tersebut, ia tampak mendekati pengamen satu per satu di angkot dan ruang publik, menanyakan identitas mereka dan menyampaikan niat baik untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman.
“Kang, kesini kang kita ngobrol, mana kartu tanda penduduk (KTP)-nya? Mau engga kalau tidak ngamen lagi? Ini buat kenyamanan warga Kota Bogor. Walaupun tidak semua pengamen itu dianggap negatif, namun ada oknum yang membuat citra mereka buruk,” ungkap Jenal, yang juga merupakan politisi Partai Gerindra, dikutip kitaindonesiasatu.com, Jumat 11 April 2025.
Sebagai alternatif, Jenal menawarkan pekerjaan untuk membantu para pengamen yang bersedia meninggalkan aktivitas mengamen.
“Kalau akang engga ngamen lagi, mau engga saya kasih kerjaan mulai dari bersih-bersih di Taman Alun-Alun Kota Bogor. Biar nanti saya yang gaji, kalau ada yang lebih layak kerjaan nanti kita pindahkan,” tambahnya.
Salah satu pengamen yang dijumpai di sekitar area Tugu Kujang, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan, “Tidak sekarang pak, nanti saja saya pikirkan dulu,” menunjukkan keraguan atas tawaran tersebut.
Menanggapi reaksi para pengamen, Jenal Mutaqin menyatakan, “Ya sudah catat nomor handphone (HP) saya. Biar nanti kalau berubah pikiran mau kerja, kabarin saya langsung secepatnya.”
Tak hanya disitu Jenal Mutaqin juga terlihat memberikan uang saku untuk bekal para pengamen agar tidak mengamen lagi.


