KITAINDONESIASATU.COM – Setelah viral video semrawutnya Jalan Mayjen Sutoyo, Cawang, Kramat Jati, petugas gabungan dari Pemkot Jakarta Timur langsung turun tangan dengan memperketat penjagaan di sepanjang ruas jalan tersebut.
Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Budhy Novian, menegaskan pihaknya melakukan “paku baja” alias siaga penuh demi mengendalikan gangguan ketertiban umum (trantibum) akibat parkir liar dan pedagang yang nekat menggelar meja hingga menutup badan jalan.
Penjagaan ketat melibatkan Satpol PP, Dishub, Garnisun, Koramil, Polsek, PPSU, hingga unsur masyarakat. Personel ditempatkan rutin di titik rawan untuk memastikan kawasan kembali tertib.
“Ini langkah awal, berikutnya kita siapkan solusi jangka panjang agar kawasan ini tetap aman, tertib, dan nyaman,” kata Budhy, Senin, 22 September 2025.
Sebelumnya, warganet dihebohkan oleh unggahan akun Instagram @ijoeel yang memperlihatkan empat lajur Jalan Mayjen Sutoyo habis dipenuhi parkir kendaraan dan meja pedagang, menyisakan hanya satu lajur untuk pengguna jalan. Kondisi itu disebut terjadi setiap malam, bahkan makin parah saat malam Minggu.
Dalam operasi penertiban Minggu lalu, petugas memilih pendekatan persuasif dengan memberi edukasi kepada pedagang agar mengatur area usaha tanpa merugikan pengendara.
Langkah ini diharapkan mampu menekan praktik parkir liar dan kesemrawutan jalan, sekaligus menjaga wajah Jakarta Timur tetap tertib. (*)
