Deklarasi Pusat Kajian Riset Geopark Indonesia ini dilakukan sebagai rangkaian dari Seminar Nasional Geopark, “Optimalisasi Geopark dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan: Geoedukasi, Geokonservasi, Geoheritage, dan Pengembangan Ekonomi Lokal,” yang menghadirkan sejumlah narasumber, salah seorangnya GM Geopark Maros-Pangkep, Dedy Irfan Bachry, ST.
Dedy memaparkan materi berjudul, “Maros-Pangkep Unesco global geopark, kolaborasi pentahelix dalam pengelolaan kawasan yang mengedepankan edukasi konservasi dan pemberdayaan masyarakat.”
Dedy selaku wakil Geopark Maros-Pangkep, bersama Prof. Adi selaku wakil Unhas, menandatangani naskah Memorandum of Understanding (MoU) pengembangan Geopark Maros-Pangkep. (Fit)


