Keberhasilan operasi tersebut merupakan hasil koordinasi berbagai unsur yang terlibat. Sejumlah personel dikerahkan dengan dukungan kapal, peralatan keselamatan, serta sarana pencarian dan pertolongan untuk menjangkau wilayah perairan yang menjadi lokasi pencarian.
Adapun unsur yang terlibat dalam operasi ini meliputi Kantor SAR Tanjungpinang, USS Tanjung Uban, PLP Tanjung Uban, Lanal Bintan, Polair Bintan, Pos AL Berakit, VTS Batam, serta masyarakat nelayan setempat.
Keterlibatan nelayan turut membantu proses penyisiran di wilayah perairan Bintan. Sinergi seluruh pihak tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menemukan korban hingga akhirnya berhasil dievakuasi.
Dengan ditemukannya Dinar, operasi pencarian terhadap satu ABK yang sebelumnya dilaporkan hilang dalam kecelakaan KM Kawal Jaya 9 tersebut membuahkan hasil setelah tujuh hari berlangsung.***



